Breaking News

POLITIK Pidato di Kopdar PSI, Ahok Beberkan Alasan Golput 09 Apr 2017 08:05

Article image
Cagub DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Ist)
Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum PSI Grace Natalia berharap pasangan Ahok-Djarot bisa kembali memenangkan Pilkada DKI 2017.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpidato di acara kopi darat (Kopdar) DPW Partai Solidaritas Indonesia seluruh Indonesia di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (9/4/2017).

Pada sambutannya itu, Ahok mengutarakan alasan golput (warga yang tidak menggunakan hak pilihnya) di setiap pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden.

"Kita setiap pemilu ada golput tidak? Ada. Itu rata-rata orang yang berpikiran, siapapun yang menang nasib saya sama. Makanya saya sampaikan tidak. Saya beda," kata Ahok.

Gubernur nonaktif DKI Jakarta itu pun menceritakan pengalamannya ketika berkiprah pertama kali di dunia politik. Ketika bergabung ke Partai Indonesia Baru, Ahok menemukan alasan orang tidak berpartisipasi dalam pesta demokrasi tersebut.

"Waktu saya masuk ke parpol saya pelajari, tenyata rakyat tidak percaya, siapapun (pemimpinnya), mau bilang siapa pun pemimpinnya," kata Ahok.

Ada keyakinan masyarakat yang menganggap siapapun pemimpinnya, baik dari kalangan rohaniawan, akademisi, hingga aktivis pasti akan lupa pada rakyat kecil setelah mereka terpilih menjadi pejabat. Untuk itu, Ahok ingin merubah stigma tersebut.

"Orang miskin yang membutuhkan macam-macam tidak pernah mendapatkan haknya. Saya bilang, orang miskin itu tidak pernah dilupakan asal kita betul-betul niatnya berjuang," pungkas Ahok.

Dalam  pertemuan tersebut Ketua Umum PSI Grace Natalia berharap pasangan Ahok-Djarot bisa kembali memenangkan Pilkada DKI 2017.

"Supaya bisa menyelesaikan pembangunan di Jakarta. Jangan sampai terputus, perbaikan harus terus dilanjutkan," ujar Grace.

--- Redem Kono

Komentar