Breaking News

NASIONAL Pidato Visi Indonesia, Jokowi Prioritaskan Pembangunan SDM dan Investasi 15 Jul 2019 01:05

Article image
Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor. (Foto: Kompas.com)
Jokowi menegaskan, pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan.

BOGOR, IndonesiaSatu.co-- Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) menyebut pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi prioritasnya di periode kedua pemerintahannya kelak.

Untuk itu, Jokowi menjanjikan akan membangun lembaga manajemen talenta Indonesia.

Melalui lembaga tersebut, Jokowi mengatakan, pemerintah akan mengidentifikasi, memfasilitasi serta memberikan dukungan pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia.

Jokowi mengatakan, kualitas pendidikan akan terus ditingkatkan dalam rangka pembangunan SDM.

"Kita bangun lembaga manajemen talenta Indonesia. Diaspoda yang bertalenta tinggi harus kita beri dukungan," kata Jokowi dalam pidato Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7/19) melansir Kompas.com.

Menurut Jokowi, pemerintah akan menyiapkan talenta-talenta hebat yang bisa membawa Indonesia bersaing secara global.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan, pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan.

"Dan titik dimulainya SDM adalah dengan menjamin kesehatan ibu hamil, sejak hamil, termasuk kesehatan bayi, balita, kesehatan anak-anak di sekolah," kata Jokowi.

Jokowi menilai, untuk mencetak manusia yang unggul ke depan, Pemerintah akan menjaga betul kesehatan anak-anak sekolah.

"Pemerintah juga harus menjamin jangan sampai ada stunting, kematian ibu, kematian bayi yang meningkat. Tugas besar kita ada di situ," ujarnya.

Memperluas Investasi

Selain pembangunan SDM, pada kesempatan yang sama Jokowi menegaskan bahwa salah satu perhatiannya adalah mengundang investasi yang seluas-luasnya.

"Jangan ada yang alergi terhadap investasi. Dengan cara inilah lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya," kata Jokowi.

Terhadap hal itu, Jokowi pun memberikan ancaman kepada mereka yang menghambat investasi.

"Yang menghambat investasi semuanya harus dipangkas, birokrasi yang lambat dan berbelit-belit. Apalagi ada punglinya. Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar," tegasnya.

"Saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena ini adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya," tandas mantan Wali Kota Solo ini.

--- Guche Montero

Komentar