Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

POLITIK Pilgub Jatim 2018: Anas Kembalikan Mandat Penugasan ke DPP PDIP 06 Jan 2018 09:31

Article image
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Foto: Ist)
Melalui suratnya, Anas mengembalikan mandat penugasan sebagai cawagub Jatim 2018 ke PDIP dan PKB. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menjegalnya dalam Pilgub Jatim 2018 dengan cara-cara yang tidak beradab.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Abdullah Azwar Anas memberi keterangan tertulis kepada kepada IndonesiaSatu.co, Sabtu (6/1/2018) tentang isu kemunduran dirinya dari kontestasi Pilgub Jatim 2018.

Melalui suratnya, Anas mengembalikan mandat penugasan sebagai cawagub Jatim 2018 ke PDIP dan PKB. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menjegalnya dalam Pilgub Jatim 2018 dengan cara-cara yang tidak beradab.

Sebelumnya, Anas siap mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul) maju Pilgub Jatim. Gus Ipul-Anas juga sempat bersafari politik ke beberapa daerah di Jatim.

Namun, situasi politik berubah karena isu mundurnya Anas sebagai cawagub Jatim. Anas juga sempat 'menghilang' dari peredaran.

Berikut surat dari Abdullah Azwar Anas yang diterima:


Yth. Para Kiai, tokoh masyarakat, kawan-kawan seperjuangan, dan seluruh masyarakat Jawa Timur, teristimewa masyarakat Banyuwangi yang sangat saya cintai.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Melalui perenungan mendalam usai salat Subuh hari ini, dengan memohon pencerahan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala dinamika yang terjadi, dengan ini saya menyampaikan beberapa hal.

Berbagai cobaan, godaan kekuasaan, penyuapan, bahkan cara-cara yang tidak manusiawi telah saya lalui dalam hampir dua periode memimpin Banyuwangi, dan Alhamdulillah, saya bisa atasi dan masyarakat Banyuwangi memberi apresiasi atas kerja pelayanan saya dengan berbagai indikator perbaikan yang rigid dan terukur, seperti penurunan kemiskinan dan peningkatan pesat pendapatan per kapita rakyat.

Namun ketika saya berproses dalam pencalonan sebagai wakil gubernur, ada pihak-pihak yang menggunakan segala cara yang mengorbankan kehormatan keluarga saya, rakyat Banyuwangi dan Jawa Timur, serta para ulama dan sesepuh yang selama ini membimbing saya.

Untuk itu, demi tanggung jawab saya kepada masyarakat, bahwa menjadi pemimpin itu harus amanah, juga demi terwujudnya program-program kerakyatan partai dalam pembangunan untuk menyejahterakan rakyat Jatim, maka saya memberikan kembali mandat penugasan sebagai cawagub Jatim ke partai.

Saya sungguh mengucapkan terima kasih, kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, keluarga besar PDI Perjuangan dan Nahdliyin yang telah memberi kepercayaan kepada saya. Ibu Megawati telah mengajarkan kepada kami semua untuk memegang teguh komitmen terhadap aspek-aspek kepemimpinan.

Akhir kata, saya tetap percaya bahwa mereka yang menggunakan politik segala cara akan diberikan keadilan oleh Allah SWT. Saya percaya ada nur-keadilan yang akan menerangi hamba Allah yang tidak sempurna ini. 

Untuk selanjutnya, saya akan berjuang dengan segenap daya dan upaya, bersama-sama rakyat Banyuwangi, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua sebagaimana telah berhasil kita jalankan dalam hampir delapan tahun terakhir.

Wassalamualaikum Wr Wb 

--- Redem Kono

Komentar