Breaking News

POLITIK Pilgub NTT, Survei Areopagus Indonesia: Jika Berduet, Marianus Sae-Raymundus Fernandes Unggul Telak 16 Dec 2017 11:25

Article image
Direktur Lembaga Areopagus indonesia Yanto Fulgenz. (Foto: Redem)
Ketika diadakan simulasi, pasangan Marianus Sae-Raymundus Fernandes memimpin dengan tingkat popularitas 39%.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Bupati Ngada Marianus Sae dan Bupati Timor Tengah Utara Raymundus Sau Fernandes unggul telak atas kandidat lainnya jika diduetkan dalam kontestasi pilgub NTT 2018.

Kesimpulan ini muncul dari rilis survei online Lembaga Areopagus Indonesia di Jakarta, Sabtu (16/12/2017). Areopagus Indonesia mengadakan survei online yang bertemakan “Pasangan Bakal Calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT 2018-2023 Pilihan Netizen NTT.” Survei ini coba mengidentifikasi para bakal calon gubernur dan wakil gubernur, karakteristik netizen, sejumlah permasalahan masyarakat NTT dan alasan mereka memilih pasangan balon tersebut.

Ketika diadakan simulasi, pasangan Marianus Sae-Raymundus Fernandes memimpin dengan tingkat popularitas 39%. Selanjutnya, menyusul Benny K. Harman-Benny Litelnoni (23%), Esthon Foenay-Chris Rotok (10%), Benny K. Harman-Ibrahim Medah (7%), dan Victor Laiskodat-Melki Lakalena (5%).

“Marianus Sae-Raymundus Fernandes unggul telak sebanyak 16 persen dari pasangan bakal calon yang berada di urutan kedua,” ungkap Direktur Areopagus Indonesia Yanto Fulgenz ketika dikonfirmasi IndonesiaSatu.co.

Secara metodologis, survei ini menggunakan metode nonprobability sampling, khususnya teknik sampling aksidental atau conveniance sampling. Desain survei adalah cross sectional study. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner dengan cara disebarkan kepada netizen yang berasal dari NTT melalui media sosial.

Kuesioner tidak hanya dibagikan kepada perorangan tetapi juga group-group media sosial netizen warga NTT. Sampel dalam survei yang dilakukan sejak 8 November-15 Desember ini berjumlah 400 responden/sampel.

Adapun Areopagus Indonesia adalah Lembaga kajian kebijakan publik independen ataupun masyarakat berbasis rasionalitas dan penelitian ilmiah. Areopagus Indonesia memiliki visi menjadi lembaga penelitian, advokasi, dan analisis kebijakan sosial-politik serta lembaga pemberdayaan masyarakat yang kredibel, akuntabel, dan independen.

--- Redem Kono

Komentar