Breaking News

HUKUM Pimpinan KPK Terpilih Siap Eksekusi Revisi UU KPK 17 Sep 2019 14:27

Article image
Wakil Ketua terpilih Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) periode 2019-2024, Lili Pintauli Siregar. (Foto: Ist)
DPR secara resmi mengetok palu mengesahkan RUU KPK menjadi undang-undang pada rapat paripurna ke-9 Masa Persidangan I 2019-2020, Selasa (17/9/2019).

JAKARTA, IndonesiaSatu.coDPR secara resmi mengetok palu mengesahkan RUU KPK menjadi undang-undang pada rapat paripurna ke-9 Masa Persidangan I 2019-2020, Selasa (17/9/2019). DPR bekerja super cepat dalam merevisi undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Wakil Ketua terpilih Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) periode 2019-2024, Lili Pintauli Siregar, mengatakan pihaknya siap menjadi pelaksana revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah disahkan menjadi undang-undang pada Selasa (17/9/2019). Pihaknya tetap optimis pimpinan KPK yang baru bisa menjalankan tugas pemberantasan korupsi lewat aturan yang baru tersebut. 

"Kami pelaksana undang-undang. Apapun hasil keputusan undang-undang, ya harus dilaksanakan. Mana boleh menabrak.  Kami kan bekerja sesuai aturan yang ada.  Undang-undang yang ada, " ujar Lili.

Dirinya tidak mau ambil pusing dengan sikap berbagai pihak yang banyak mengkritisi dan pesimis para pimpinan KPK terpilih ke depannya bisa bekerja maksimal. Sebab, kata Lili, kinerja mereka berlima belum diuji.

"Kita belum diuji ya. Kita optimistis. Artinya nanti kalau kita kerjakan dengan baik, program pencegahan yang direncanakan oleh pemerintah (yang dituangkan dalam revisi UU KPK) insyaallah akan berjalan.  Artinya kalau UU sudah diketok, sudah disahkan ya kami kerjakan.  Soal kekhawatiran kita lihat saja,  toh kalau tujuannya untuk pencegahan jangka panjang kita doakan berhasil.  Kita laksanakan sebagai eksekutornya,'' tegas Lili.

Namun, dia mengakui jika secara internal, dia dan empat capim terpilih lain belum membicarakan lebih lanjut soal UU KPK yang sudah direvisi itu. Sehingga, dirinya belum bisa menanggapi lebih lanjut soal isi revisi tersebut.

"Apapun yang diketok akan kami laksanakan," tambahnya.

--- Redem Kono

Komentar