Breaking News

HUKUM Polresta Barelang Amankan 15 Korban TPPO, 7 Korban Asal NTT 07 Oct 2020 08:57

Article image
Barang bukti Tiket Pesawat yang disita Polresta Barelang, Batam. (Foto: simakkepri.com)
"Benar ada penangkapan terhadap terduga pelaku TPPO. Sekarang sudah dalam tahapan penetapan tersangka (sidik)," ungkap Kapolresta yang disampaikan melalui Kasubaghumas, AKP Betty Novia.

BATAM, IndonesiaSatu.co-- Kanit PPA Satuan Reskrim Polresta Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Iptu Prawiro Hadi Wijaya, S.T.K, S.I.K, Sabtu (3/10/2020), sekitar pukul 11.00 WIB, berhasil mengamankan dua orang dewasa berinisial S (42) asal Semarang dan MS (51) asal Bantul.

Keduanya diduga sebagai pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari 15 korban, dan diamankan di Perumahan Bandara Mas Blok E 3 No 3, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Adapun Dasar Penangkapan yakni: LPA/ 94/X/2020/KEPRI/RESTA BRLG/SPKT, tgl 3 Oktober 2020.

Dilansir dari simakkepri.com, dari 15 korban yang diamankan oleh pihak kepolisian setempat, 7 korban berasal dari NTT, sementara 8 korban berasal dari luar NTT termasuk NTB.

Kronologis Kejadian

Pada hari Sabtu (3/10/2020) sekitar pukul 11.00 WIB, pihak kepolisian setempat mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ditampung di Perumahan Bandara Mas Blok E 3 No 3, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Dari informasi tersebut, Unit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang yang dipimpin langsung Kanit Iptu Prawiro langsung mendatangi lokasi penampungan tersebut.

Tiba di lokasi, pihak kepolisian langsung mengamankan 15 orang PMI yang ditampung oleh oknum pelaku S dan MS.

Usai diamankan, Polisi juga melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 13 buah Paspor milik PMI, 4 lembar tiket pesawat dan 1 lembar tiket kapal.

Pihak Reskrim Polresta Barelang langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku dan membawa ke mako Polresta Barelang guna menjalani proses lebih lanjut.

Adapun Pasal yang disangkakan yakni Pasal 81 UU RI Nomot 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan Ancaman hukuman minimal 10 tahun penjara dan denda 10 milyar.

Kapolresta Barelang Polda Kepri, AKBP Yos Guntur Yudi F.S, SH, SIK, MH membenarkan bahwa Unit PPA telah melakukan penangkapan atas perkara TPPO.

"Benar ada penangkapan terhadap terduga pelaku TPPO. Sekarang sudah dalam tahapan penetapan tersangka (sidik)," ungkap Kapolresta yang disampaikan melalui Kasubaghumas, AKP Betty Novia.

--- Guche Montero

Komentar