Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INVESTASI Bicara di Forum Bisnis Korsel, Jokowi: Perusahaan Korsel Pekerjakan 900 Ribu Tenaga Kerja di Indonesia 11 Sep 2018 15:48

Article image
Presiden Jokowi menghadiri Forum Bisnis di Korea Selatan. (Foto: Ist)
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Rosan Roslani mengatakan, pihaknya membawa rombongan besar yaitu sekitar 104 pengusaha untuk menghadiri forum bisnis tersebut.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Perusahaan-perusahaan asal Korea Selatan telah lama beroperasi di Indonesia. Dan saat ini investasi dari perusahaan-perusahaan Korsel menjadi yang ketiga terbanyak dibandingkan dengan investasi dari negara lain di Indonesia.

Number three top international investor in Indonesia,” ucap Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Indonesia-Korea Bussines Investment Forum 2018, di Seoul, Korea Selatan, Senin (9/9/2018) pagi.

Investasi Korsel, lanjut Presiden, ada di berbagai industri dasar seperti baja dan besi, petrokimia, dan alumunium.

Korean Shoes and Garment factories employ more than 900 thousand Indonesian workers,” ujar Presiden menyebutkan jumlah pekerja Indonesia pada perusahaan Korea.

Sebelumnya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Rosan Roslani mengatakan, pihaknya membawa rombongan besar yaitu sekitar 104 pengusaha untuk menghadiri forum bisnis tersebut.

“Masih banyak potensi-potensi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Korea yang belum digali,” ungkap Rosan.

Sementara itu, Ketua KADIN Korsel Yongman Park mengatakan, masih banyak peluang berinvestasi di Indonesia. Untuk itu, diperlukan kerja sama antar pengusaha kedua negara.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menko Polhukam Wiranto, Seskab Pramono Anung, Menlu Retno Marsudi, Kepala BKPM Thomas Lembong, Bekraf Triawan Munaf, Dubes untuk Korsel Umar Hadi, dan Ketua KADIN Rosan Roslani.

--- Redem Kono

Komentar