Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

NASIONAL Presiden Jokowi Lepas Bantuan Tahap Pertama untuk Pengungsi Rohingya 13 Sep 2017 11:25

Article image
Presiden Jokowi pada Kamis (13/9) pagi melepas keberangkatan 4 pesawat Hercules dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: Setkab.go.id)
Pelepasan ini merupakan keberangkatan bantuan kemanusiaan pertama bagi pengungsi Rohingya. Keberangkatan bantuan kedua akan dilakukan pada minggu depan, dan seterusnya.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas empat pesawat Hercules dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta yang  membawa bantuan kemanusiaan tahap pertama untuk korban konflik di Rakhine State, Myanmar, yang kini mengungsi di perbatasan Bangladesh-Myanmar, pada Kamis (13/9) pagi.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pelepasan ini merupakan keberangkatan bantuan kemanusiaan pertama bagi pengungsi Rohingya. Keberangkatan bantuan kedua akan dilakukan pada minggu depan, dan seterusnya.

“Bantuan ini dapat dilakukan setelah saya menugaskan, mengutus Menteri Luar Negeri untuk berbicara dengan pemerintah Bangladesh, dengan pemerintah Myanmar dan membahas bantuan kemanusiaan yang diperlukan,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

Empat pesawat Hercules itu, menurut Presiden, membawa bantuan beras, makanan siap saji, family kit, tangki air, tenda untuk pengungsi, pakaian anak serta selimut. “Karena memang barang-barang inilah yang sangat diperlukan,” ujarnya.

Mengenai penggunaan pesawat Hercules untuk pengiriman bantuan kemanusiaan, Presiden Jokowi menjelaskan, dari pengalaman yang lalu memakai kontainer memakan waktu lama. Padahal, lanjut Presiden, bantuan ini sangat sangat dibutuhkan, dan diharapkan secepatnya bisa dipakai oleh para pengungsi di perbatasan Bangladesh dan Myanmar.

Oleh sebab itu, Presiden menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Bangladesh dan Myanmar yang telah memberikan akses pengiriman bantuan kemanusiaan ini.

Presiden berharap, bantuan kemanusian itu akan disalurkan mendekati lokasi yang diinginkan.

Seperti diketahui, jarak bandara yang disinggahi mencapai 170 km dari tempat para pengungsi. Karena itu, bantuan itu akan diangkut menggunakan truk menuju lokasi pengungsi yang berada di perbatasan Bangladesh dan Myanmar.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan bersama-sama pemerintah mengirimkan bantuan untuk para pengungsi dari Rakhine State, baik yang berada di Myanmar maupun yang ada di Bangladesh.

Sebelum melepas secara resmi keberangkatan bantuan kemanusiaan Pemerintah RI untuk pengungsi korban konflik di Rakhine State, Presiden Jokowi menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua Tim Bantuan Kemanusiaan, Direktur Tanggap Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tunjungan Tambunan, untuk diteruskan kepada Pemerintah Bangladesh.

Tampak hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menko PMK Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Mensesneg Pratikno, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto.

--- Very Herdiman

Komentar