Breaking News

NASIONAL Presiden Jokowi Resmi Lantik Kapolri Listyo Sigit Prabowo 27 Jan 2021 16:12

Article image
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo usai dilantik menjadi Kapolri. (Foto: Ist)
Salah satu bunyi sumpah yang dibacakan oleh Presiden yakni; "Akan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab."

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), di Istana Merdeka, Rabu (27/1/2021).

Dengan pelantikan tersebut, Listyo sah memegang komando di Trunojoyo 1, sebutan untuk Mabes Polri.

Dilansir KOMPAS.TV, Jenderal Listyo diambil sumpah oleh Presiden setelah ditanyakan agama dan kesanggupannya diambil sumpah. Listyo disumpah secara Kristen sesuai agama yang dianut.

Salah satu bunyi sumpah yang dibacakan oleh Presiden yakni; "Akan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab."

Setelah itu, dibacakan petikan keputusan Presiden mengenai kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Jenderal polisi.

"Kenaian pangkat golongan TNI/Polri,  menaikkan satu pangkat lebih tinggi atas nama Drs. Komjen Listyo Sigit Prabowo M.si menjadi Jenderal Polisi terhitung tanggal ditetapkan," demikian bunyi petikan keputusannya. Keputusan ditetapkan di Jakarta pada 27 Januari 2021.

Sebelumnya, saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR, banyak janji yang diucapkan oleh Kabareskrim Polri ini. Salah satunya yakni janji untuk menegakkan hukum secara adil.  

"Sebagai contoh ke depan, tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Tidak boleh lagi ada kasus "Nenek Minah" yang mencuri kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum. Tidak boleh lagi ada seorang ibu yang melaporkan anaknya kemudian ibu tersebut diproses dan sekarang berlangsung prosesnya dan akan masuk ke persidangan," kata Sigit menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR, di Komplek Parlemen, Rabu (23/1/2021) lalu.

Jenderal Sigit bertekad ketika menjabat sebagai Kapolri, akan memastikan tidak akan ada lagi kasus-kasus seperti itu atau kasus-kasus yang mengusik rasa keadilan di tengah masyarakat. 

"Ke depan, tidak boleh lagi ada kasus-kasus seperti yang dicontohkan di atas atau kasus lain yang mengusik rasa keadilan di masyarakat. Betul penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun humanis. Di saat ini masyarakat memerlukan penegakan hukum yang memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, bukan penegakan hukum dalam rangka untuk kepastian hukum," janjinya.

--- Guche Montero

Komentar