Breaking News

NASIONAL Presiden Minta Media Tumbuhkan Sikap Optimisme 15 Jun 2017 09:17

Article image
Presiden Jokowi berpose bersama para wartawan usai berbuka puasa di Istana. (Foto: Ist)
Presiden mengharapkan agar media massa dapat menciptakan rasa optimisme dan positive thinking dan bukan terbatas dalam pesimisme, rasa menyalahkan dan rasa menjelekkan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Media memiliki peran membangun sebuah negara, terutama dalam menumbuhkan sikap optimisme pada masyarakat. Kehadiran media diharapkan dapat meneladankan komitmen kerja dan produktivitas di berbagai sektor.

Penekanan ini disampaikan Presiden Jokowi saat berbuka puasa bersama wartawan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/6/2017) petang.

“Saya titip bahwa media ini sangat penting, pers ini sangat penting, terutama bagaimana menumbuhkan sebuah optimisme bagi bangsa ini, , mendorong memberikan etos kerja yang baik, menumbuhkan produktivitas di segala sektor,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan problem besar negara ini justru di situ, etos kerja, membangun etos kerja dan membangun produktivitas. Karena itu, ia mengharapkan agar media massa dapat menciptakan rasa optimisme dan positive thinking dan bukan terbatas dalam pesimisme, rasa menyalahkan dan rasa menjelekkan.

Media sangat berperan sekali bagaimana membawa suasana bangsa ini pada sebuah suasana yang etos kerja dan produktivitas yang tinggi. Ia meyakini, output produk-produk yang keluar dari etos kerja tinggi dan produktivitas yang tinggi akan betul-betul menjadikan negara ini sebuah negara yang besar, negara yang makmur, negara yang sejahtera.

Keyakinan tersebut disampaikan Presiden Jokowi melihat banyaknya sumber daya berkualitas yang ada di Tanah Air.

“Saya meyakini itu karena potensi yang ada, ini ada. Kekuatan yang ada, ada. SDM yang ada, ada,” pungkas Presiden.

--- Redem Kono

Komentar