Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

REGIONAL Presiden Targetkan 2018 Seluruh Papua Dialiri Listrik 02 Jan 2018 08:28

Article image
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Papua (Foto: Ist)
"Memang tidak mudah mengerjakan infrastruktur listrik di tanah Papua. Medannya sangat berat sekali. Tadi kita lihat banyak daerah pegunungan sehingga sangat sulit membawa peralatan listrik. Artinya medannya memang sangat berat, bukan karena apa-apa, meda

NABIRE, IndonesiaSatu.co-- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menargetkan tahun 2018 mendatang, seluruh desa di wilayah Papua sudah teraliri energi listrik.

"Saya tadi sudah perintahkan pada Menteri ESDM, nanti juga dibantu PLN. Tahun depan di tanah Papua semua desa harus terang-benderang," kata Presiden saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 20 MW dan PLTMG 50 MW Jayapura di Kelurahan Kaliboho, Kabupaten Nabire, Papua pada pertengahan Desember lalu.

Dilansir ANTARA, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa desa yang belum teraliri listrik hingga saat ini mencapai 3.000 desa dan sebanyak 2.000 desa ada di tanah Papua.

Presiden mengakui bahwa pembangunan infrastruktur listrik di Papua tidak mudah karena medannya berat.

"Memang tidak mudah mengerjakan infrastruktur listrik di tanah Papua. Medannya sangat berat sekali. Tadi kita lihat banyak daerah pegunungan sehingga sangat sulit membawa peralatan listrik. Artinya medannya memang sangat berat, bukan karena apa-apa, medannya sangat berat," jelas Jokowi.

Presiden juga mengaku telah mendapat informasi bahwa membagun infrastruktur di papua itu mahal namun harus dikerjakan untuk Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

"Saya dilapori Menteri ESDM, membangun satu desa itu menelan biaya sekitar Rp2 miliar. Kalau di tempat lain berkisar Rp1 miliar. Memang lebih mahal. Ini bukan mahal dan murah. Ini soal keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tegas Jokowi.

Presiden juga mengatakan untuk rakyat Papua semua harus dilakukan, separti BBM satu harga, penurunan harga semen, masalahinfrastruktur jalan, layanan kesehatan, pendidikan serta sektor penting lainnya.

Usai acara peresmian, Presiden kembali menegaskan bahwa Menteri ESDM telah menyanggupi tercapainya target energi listrik seluruh desa di Papua.

“Tanah Papua sebanyak kurang lebih 2000 desa akan teraliri listrik, baik listrik PLN maupun listrik tenaga matahari (solar cell).  Kolaborasi listrik, baik listrik PLN solar cell  ini untuk mengatasi permasalahan listrik di tanah Papua," pungkas Presiden.

--- Guche Montero

Komentar