Breaking News

INTERNASIONAL Trump: Jika Terus Melawan, Ini akan Menjadi Tanda Kemusnahan Iran 20 May 2019 11:49

Article image
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Sebelumnya, sebuah roket “Kathuska” meledak di zona hijau Kota Baghdad yang merupakan pusat pemerintahan Irak dan juga lokasi kedutaan besar AS.

WASHINGTON  DC, IndonesiaSatu.co -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran menyusul serangan roket di pusat pemerintahan di Kota Baghdad, Irak, Minggu (19/5/2019).

Seperti dikutip dari situs berita welt.de, Senin (20/5/2019), AS menuding Iran bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

“Jika mereka terus melawan, ini akan menjadi tanda-tanda kemusnahan Iran. Jangan pernah lagi mengancam Amerika Serikat,” demikian pernyataan Trump melalui akun Twitternya seperti dikutip dari welt.de.

Sebelumnya kantor berita nasional Irak memberitakan, sebuah roket “Kathuska” meledak di zona hijau Kota Baghdad namun tidak melukai seorang pun. Zona yang dijaga ketat itu merupakan pusat pemerintahan Irak dan juga lokasi kedutaan besar AS.

Pernyataan Trump diperkirakan akan meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk dan memicu sentimen negatif terhadap AS.

Komandan Garda Revolusi Iran Hussein Salami mengatakan, Iran dan pasukan elitenya tidak menginginkan perang dengan AS.

Namun, jika situasi mendesak, mereka sama sekali tidak takut terhadap AS jika harus berperang.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Ia menegaskan, Iran tidak mau berperang dan juga tidak mau berdialog dengan Presiden Trump.

Sebaliknya, Trump menuding Iran terus mengembangkan senjata nuklir dan mendukung kelompok-kelompok teroris, yang mengancam negara-negara Timur Tengah.

Selain itu, manuver Iran dianggap membahayakan kepentingan AS di kawasan Teluk.

--- Rikard Mosa Dhae