Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL Presiden Trump dan Jong-un Direncanakan Bertemu pada 12 Juni di Singapura 11 May 2018 14:39

Article image
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: getty images)
Trump: Kami berdua akan berupaya untuk menjadikan pertemuan ini sebagai momentum yang sangat istimewa dan penting bagi perdamaian dunia,

WASHINGTON DC, IndonesiaSatu.co – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, pertemuannya dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un akan dilakukan di Singapura pada 12 Juni mendatang. Seperti dilansir laman Sueddeutsche Zeitung/sz.de, Jumat (11/5/2018), Trump berharap pertemuan itu akan menghasilkan keputusan penting untuk menghentikan program nuklir Korut dan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

“Pertemuan yang sangat dinantikan antara saya dan Kim Jong-un akan berlangsung di Singapura pada 12 Juni. Kami berdua akan berupaya untuk menjadikan pertemuan ini sebagai momentum yang sangat spesial dan penting bagi perdamaian dunia,” demikian pernyataan Trump melalui akun Twitter seperti dikutip dari sz.de, Jumat (11/5/2018).

Pernyataan Trump itu beredar tak lama setelah pesawat yang membawa tiga warga negara Amerika Serikat yang ditahan di Korea Utara mendarat di Pangkalan Udara Andrews, Washington, AS.

Tiga warga AS itu dibebaskan otoritas Korut sebagai bagian dari komitmen positif menjelang pertemuan pemimpin kedua negara. Ketiga tahanan tersebut, yakni Pastor Kim Dong-chul (yang ditahan pada 2016), Kim Sang-duk alias Tony Kim dan Kim Hak-song (yang mengajar di Korut), ditahan atas tuduhan kegiatan spionase.

Dalam komentarnya ketika menyambut ketiga tahanan tersebut, Trump menyatakan, Kim Jong-un diyakini sungguh berkomitmen membawa negaranya keluar dari isolasi dan tekanan internasional.

Dunia internasional optimis dan menyambut gembira pertemuan Trump dan Jong-un. Optimisme itu menguat usai keberhasilan KTT Antar-Korea beberapa waktu lalu.

Meski awalnya menginginkan pertemuan dengan Jong-un dilakukan di Panmunjom, zona demiliterisasi yang menjadi lokasi KTT Antar-Korea, Trump kemudian menyetujui Singapura sebagai tuan rumah perjumpaan historisnya dengan pemimpin Korut.

--- Rikard Mosa Dhae