Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

INTERNASIONAL Presiden Trump Siap Hentikan Bantuan Dana Rp 8 Triliun bagi Palestina 03 Jan 2018 14:00

Article image
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
AS juga menjadi donatur terbesar bagi United Nations Relief and Works Agency (UNRWA), sebuah lembaga PBB untuk urusan pengungsi Palestina.

WASHINGTON, IndonesiaSatu.co -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengirim peringatan kepada otoritas Palestina terkait hubungan dengan Israel. Dikutip dari laman Huffingtonpost.de, Rabu (3/1/2018), Trump mengutarakan rencana AS untuk memangkas atau bahkan menghentikan bantuan dana ke Palestina jika Pemeritah Palestina tidak bersedia melakukan perundingan damai dengan Israel.

 Trump menegaskan, jika perundingan dilaksanakan, tak boleh ada demonstrasi dan kerusuhan di wilayah-wilayah Palestina. Ia menambahkan, perdamaian justru akan lebih mudah dicapai jika Yerusalem diserahkan kepada Israel.

Ia mengatakan, AS telah memberikan bantuan dana cukup besar ke Palestina selama ini. Namun, AS tidak memperoleh apresiasi dan respek yang selayaknya dari Palestina.

"Kami membantu Palestina hingga ratusan juta dolar per tahun tapi tak mendapat apresiasi sama sekali apalagi respek. Mereka bahkan tidak mau bernegosiasi. Palestina tak mau lagi diajak bicara. Untuk apa (kami) memberikan dana untuk mereka lagi?" tegas Trump seperti dikutip dari Huffingtonpost.de, Rabu (3/1/2018).

Informasi dari kalangan internal Gedung Putih menyebutkan, AS telah mengucurkan dana hingga 616 juta dolar atau sekitar 8,2 triliun rupiah pada tahun 2016. Dana tersebut disalurkan ke Palestina melalui program-program kemanusiaan, pembayaran utang swasta, dan pembangunan infrastruktur.

Selain itu, AS juga menjadi donatur terbesar bagi United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) atau Agensi Pekerjaan dan Pemulihan PBB, sebuah lembaga PBB yang menangani urusan pengungsi Palestina.

Rencana pengurangan dana bantuan AS UNRWA juga disampaikan oleh Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley.

"Presiden Trump telah merencanakan untuk memangkas atau menghentikan dana hingga pihak Palestina bersedia kembali ke meja perundingan dan mencapai kesepakatan yang jelas dengan Israel," ungkap Haley.  

--- Rikard Mosa Dhae