Breaking News

REGIONAL Proaktif Cegah Virus Corona di Sikka, Sejumlah Stakeholder Terlibat Langsung Semprot Disinfektan 27 Mar 2020 12:34

Article image
DPC PMKRI Maumere usai terlibat langsung dalam gerakan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik vital di Kabupaten Sikka. (Foto: Dok. PMKRI Maumere/Kriss)
"Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya-upaya pencegahan Virus Corona, kami pun terlibat langsung dalam gerakan preventif ini. Ini juga bentuk kepedulian dan atas nama kemanusiaan," kata Yuni.

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Sejumlah stakeholders mencakup Palang Merah Indonesia (PMI) Sikka bersama sejumlah Relawan Satgas Covid-19 Sikka di bawah Pimpinan Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka dan Organisasai Kepemudaan (OKP), terus melakukan upaya pencegahan terhadap wabah pandemik Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) melalui penyemprotan Disinfektan di sejumlah titik vital pelayanan publik di Kabupaten Sikka.

Adapun OKP yang terlibat langsung dalam sinergitas kinerja dan kemitraan ini yakni PMKRI Cabang Maumere, GMNI dan PMII Cabang Sikka.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sikka, Grave Seda menerangkan bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari sejak Selasa (24/3/20) dengan melakukan penyemprotan di sejumlah titik vital pelayanan publik seperti Rumah Sakit, terminal dan tempat-tempat ibadah serta daerah sekitarnya.

“Sudah sejak kemarin kami melakukan penyemprotan disinfektan di areal publik seperti terminal dan Rumah Sakit. Penyemprotan ini dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona,” kata Grave seperti dilansir cendananews.com, Rabu (25/3/20).

Grave mengatakan, pada hari kedua, pihaknya melakukan penyemprotan di Masjid Perumnas Maumere, Terminal Lokaria di wilayah timur Kota Maumere serta beberapa Gereja.

Grave menjelaskan bahwa untuk sementara petugas masih menggunakan pakaian seragam yang belum memenuhi standar seperti jaket, kaus tangan, masker serta helm pengaman karena Alat Pengaman Diri (APD) yang dibutuhkan belum tersedia.

“Kami masih menggunakan perlengkapan seadanya, karena kita tahu bahwa Pemerintah Kabupaten Sikka juga belum memiliki alat penyemprotan dan pakaian yang sesuai standar,” tuturnya.

PMI Sikka, kata Grave, sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk bantuan alat penyemprot, cairan disinfektan dan pakaian, namun masih menunggu bantuan dari pemerintah.

“Cairan disinfektan yang ada pun kami peroleh dari Dinas Kesehatan yang dibuat sendiri dengan menggunakan campuran dari berbagai bahan kimia,” ujarnya.

Dukung Dalam Gerakan Nyata

Sesuai rilis yang diterima media ini, Kamis (26/3/20), Ketua PMKRI Cabang Maumere, Yuliana Bara mengatakan bahwa sebagai bentuk dukungan terhadap upaya preventif oleh pemerintah melalui pihak terkait, PMKRI dan beberapa OKP (GMNI dan PMII) terlibat langsung dalam gerakan penyemprotan Disinfektan di sejumlah titik vital.

"Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya-upaya pencegahan Virus Corona, kami pun terlibat langsung dalam gerakan preventif ini. Ini juga bentuk kepedulian dan atas nama kemanusiaan," kata Yuni.

PMKRI Cabang Maumere, komit Yuni, akan terus mendukung upaya pencegahan virus Corona ini termasuk upaya-upaya edukatif melalui sosialisasi, pembagian selebaran maupun kegiatan lain.

Yuni menerangkan bahwa pada aksi penyemprotan, terdapat tiga titik yang menjadi prioritas yakni Balai Pengobatan Sta. Elisabeth Lela, Puskesmas Nanga dan Rumah Sakit Sta. Elisabeth Lela.

"Kami turun tidak hanya melakukan penyemprotan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pencegahan Virus Corona dengan membagikan selebaran leaflet yang berisi langkah-langkah pencegahan virus dengan membudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar dijalankan oleh segenap masyarakat di Kabupaten Sikka," imbuhnya.

Kegiatan penyemprotan Disinfektan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Puskesmas Nanga, A. Bety. B Soeban Pulo.

"Ini penting sekali, dan sudah tiga hari dilaksanakan. Artinya, warga yang ada di rumah, juga harus mendapatkan edukasi mengenai apa itu Covid-19 dan seperti apa langka pencegahannya," kata Bety mengapresiasi.

Apresiasi senada disampaikan Kepala Divisi Penaggulangan Bencana PMI Sikka, Yoseph Arnold Lado.

"Apresiasi untuk tanggapan responsif dan keterlibatan langsung rekan-rekan OKP dalam kegiatan ini. Guna mencegah berbagai kemungkinan terhadap penyebaran Virus ini, tentu tidak dapat berjalan dan bergerak sendiri. Butuh kerjasama dan keterlibatan berbagai pihak termasuk OKP sehingga ada solidaritas kemanusiaan dalam menyikapi wabah pandemik ini," tutup Lado.

--- Guche Montero

Komentar