Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

SEKS & ROMANTIKA Psikolog: Pria Heteroseksual Suka Melirik Wanita Lain Meski Sudah Punya Pasangan 12 Jan 2018 14:10

Article image
Naluri Pria yang suka melirik wanita lain (Foto: Ilustrasi)
“Jika anda termasuk yang suka melirik wanita lain, jangan terlalu merasa bersalah, karena itu bagian dari naluri,” ungkap psikolo, Michele Barton.

NEW YORK, IndonesiaSatu.co -- Sebuah Universitas di Amerika Serikat yang melakukan penelitian di Psychology Life Well di Harrison, New York, berhasil memuat hasil riset pada Archives of Sexual Behavior tentang kecenderungan pria yang merasa tidak puas dengan pasangannya sendiri meski sudah menjalin hubungan sekian tahun.

“Kita sering menganggap bahwa rasa ketertarikan pada orang lain akan lenyap begitu menjajaki sebuah komitmen, entah itu berpacaran atau berumah tangga. Nyatanya ketertarikan merupakan naluri alami manusia yang akan tetap ada, apalagi pada pria yang merupakan makhluk visual. Pada dasarnya, saat kita melihat orang lain, otak akan mulai memproses informasi visual yang kita lihat dan membuat penilaian instan berdasarkan daya tarik seseorang. Menariknya, otak pria secara alamiah lebih peka untuk menangkap keindahan dan kecantikan terutama kecantikan wanita. Naluri inilah yang mendorong laki-laki untuk melirik wanita lain,” ungkap dr. Nancy Irwin, seorang terapis dan ahli hipnotis klinis.

Menurut Nancy, daya tarik natural seorang pria terhadap lekuk tubuh wanita, meski terdengar seksis dan misoginistik, adalah hasil evolusi alam. Periset percaya bahwa dengan memiliki pasangan sebanyak mungkin pria dapat memaksimalkan keberhasilan reproduksi mereka.

Naluri natural akan terus melekat pada diri pria sehingga menunjukkan karakteristik kejantanan dan dominasi kaum pria.

Sebuah edisi penelitian terbitan Archives of Sexual Behavior mengemukakan bahwa durasi pria akan memandang wanita yakni selama 8,2 detik jika pria benar-benar merasa tertarik dengan wanita, sementara mereka akan memandang kurang dari 4 detik jika tidak begitu terpesona.

Pada umumnya dibutuhkan waktu rata-rata tujuh detik untuk otak memutuskan apakah seseorang tertarik pada orang lain atau tidak.

Michele Barton, seorang psikolog menyarankan bahwa sangat biasa bagi pria untuk melirik wanita lain sekitar lima sampai sepuluh detik sebelum perhatiannya teralihkan kembali ke tempat semula.

“Jika anda termasuk yang suka melirik wanita lain, jangan terlalu merasa bersalah, karena itu bagian dari naluri,” katanya.

Dalam hubungan dengan usia perkawinan, wanita dengan usia pernikahan 6-10 tahun lebih rentan terhadap perselingkuhan dibanding mereka yang baru menikah atau sudah lama menikah. Sedangkan pada pria, semakin lama usia pernikahan, semakin rentan pula untuk selingkuh.

Setelah melakukan survei terhadap 423 orang, para peneliti dan psikolog menemukan bahwa wanita yang usia pernikahannya enam sampai 10 tahun lebih besar kemungkinan untuk terlibat dalam perselingkuhan di luar nikah. Kondisi tersebut berbeda bagi pria yang cenderung memiliki naluri heteroseksual setelah usia pernikahan makin lama.

Berdasarkan penelitian yang dimuat di Journal Sex Research itu, pria yang menikah lebih dari 11 tahun memiliki keinginan lebih besar untuk bertualang mencari pasangan lain.

Mengapa wanita lebih rentan melakukan perselingkuhan di usia pernikahan antara 6 sampai 10 tahun? Alasannya, pada usia pernikahan yang masih muda, anak-anak masih terlalu kecil sehingga sebagian besar waktu dan perhatian tercurah pada anak dan keluarga. Ketika anak sudah lebih besar, secara evolusi manusia memiliki kecenderungan untuk mencari pasangan. Itu sebabnya, usia pernikahan di atas 6 tahun menjadi masa yang lebih kritis bagi wanita. Sementara ketika usia pernikahan semakin lama, selain faktor menopause, pada tahapan itu para wanita kebanyakan ingin fokus memperbaiki kualitas hidupnya.

Michael Steger seorang pakar psikologi dan ahli riset mengatakan, salah satu alasan wanita enggan berselingkuh ketika usia pernikahannya sudah lama, karena selain umurnya yang bertambah tua, wanita juga sudah mulai merenungkan hal-hal yang telah atau belum pernah dia capai. Sedangkan kecenderungan selingkuh pada pria seiring dengan pertambahan usia pernikahan terkait dengan kebosanan, kondisi fisik pasangan yang dianggap tidak lagi menarik, dan kepemilikan uang yang lebih banyak. Umumnya, pria heteroseksual selalu memiliki tingkat naluri seksual yang dominan karena cenderung merasa tidak puas dengan satu wanita yang menjadi pasangannya.

Saran Steger bagi para pria heteroseksual untuk rutin berkonsultasi dengan dokter atau ahli psikologi. Menurutnya, agar pasangan tidak tergoda untuk berselingkuh, jadilah orang yang selalu menjadi bagian dari hidupnya. Jadilah teman setia yang selalu siap mendengarkan ceritanya. Hal-hal seperti itu akan menunjukkan bahwa hal-hal terbaik dengan anda akan terus selalu ada.

--- Guche Montero

Komentar