Breaking News

INTERNASIONAL Puluhan Ribu Umat Hadiri Misa Akbar Paus Fransiskus di Uni Emirat Arab 05 Feb 2019 16:58

Article image
Paus Fransiskus disambut umat Katolik di Zayed Sport City Stadion, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Foto: Gehad Hamdy/dpa)
Sebelumnya, Paus Fransiskus dan Imam Besar Ahmad Muhammad Al-Tayyeb menandatangani pernyataan bersama dengan topik “Persaudaraan Manusiawi” yang disambut secara positif oleh berbagai pihak.

ABU DHABI, IndonesiaSatu.coPaus Fransiskus merayakan misa akbar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (5/2/2019), yang dihadiri oleh sedikinya 50.000 umat dari berbagai wilayah dan negara.

Seperti dilansir Katolische Nachrichten Agentur (KNA), Selasa (5/2/2019), sekitar 10 ribu umat yang tidak tertampung di “Zayed Sport City Stadion”, yang merupakan stadion terbesar di negara itu, mengikuti misa akbar melalui tayangan langsung di luar stadion. 

Paus yang memasuki stadion dengan mobil khusus kepausan disambut dengan antusias dan meriah oleh ribuan umat.

Turut hadir dalam perayaan ibadah itu sekitar 4000 umat Muslim, di antaranya para peserta Konferensi Toleransi Beragama yang diselenggarakan sehari sebelumnya di Abu Dhabi.

Menteri Kebudayaan Uni Emirat Arab Noura Al Kaabi juga berada di tengah tamu kehormatan dalam misa akbar tersebut.

Misa akbar tersebut dilangsungkan di hari terakhir lawatan  bersejarah Paus Fransiskus ke UEA. Paus asal Argentina itu menjadi pemimpin Katolik sejagat pertama yang mengunjungi jazirah Arab.

Dalam kotbahnya, Paus kembali menekankan pentingnya aksi nyata seluruh umat untuk perdamaian dan toleransi. Ia menegaskan, tindakan nyata untuk perdamaian dan toleransi harus berakar pada cara hidup yang telah diwariskan oleh Yesus Kristus.

“Keluarga dan komunitas kalian harus menjadi oase perdamaian bagi semua orang. Untuk itu, kita harus mencontohi Yesus yang miskin dalam materi, namun kaya dalam cinta dan kasih bagi banyak orang,” himbau Paus dalam kotbahnya seperti dikutip dari domradio.de, Selasa (5/2/2019).

Secara khusus Paus menyapa umat Kristiani di UEA dan negara-negara sekitarnya yang kebanyakan merupakan para pekerja dari India, Pakistan, dan Filipina. Ia menyebut mereka sebagai duta-duta keanekaan dan toleransi.

“Kalian adalah potret persaudaraan dalam keanekaan karena kalian datang dari negara, bahasa, dan budaya yang berbeda. Semoga Roh Kudus senantiasa menyatukan kalian dalam harmoni,” ucap Paus.

Sesaat sebelum misa akbar, Paus Fransiskus Katedral Santo Yoseph di Abu Dhabi. Ia diterima oleh sekitar 300 umat yang didampingi oleh Vikaris Apostolik Arab, Uskup Paul Hinder.

Paus mengatakan, ia berterima kasih kepada umat Kristiani di jazirah Arab yang tetap teguh menghayati iman di tengah situasi minoritas.

Sebelumnya, pada Senin malam (4/2/2019), Paus Fransiskus dan Imam Besar Ahmad Muhammad Al-Tayyeb menandatangani pernyataan bersama dengan topik “Persaudaraan Manusiawi” yang disambut positif oleh berbagai pihak.

 --- Rikard Mosa Dhae