Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

POLITIK Punya Rekam Jejak Bersih, PDI Perjuangan Usung Djarot Hidayat Sebagai Cagub Sumut 04 Jan 2018 16:42

Article image
Djarot Saiful Hidaya. (Foto: Tirto)
Mega yakin, Djarot bisa diterima oleh masyarakat Sumatera Utara yang berkarakter terbuka.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co Teka teki akan ke mana mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat akan bertarung pada Pilkada 2018 akhirnya terjawab sudah. Djarot dipastikan akan maju sebagai calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut).

Deklarasi pencalonan Djarot disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP Menteng, Jakarta, Kamis (4/1/2017).

Pada kesempatan yang sama, Mega memastikan akan mengumumkan secara resmi nama-nama calon gubernur dan wakil gubernur dari empat provinsi lainnya, yakni Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Lampung, dan Papua pada Minggu (7/1/2018) mendatang.

"Untuk itulah saya sedang mempertimbangkan,memikirkan dengan mendalam, sekiranya Bapak Djarot Syaiful Hidayat, saya tetapkan dulu sebagai bakal calon gubernur untuk Sumatera Utara," kata Megawati.

Megawati mengatakan, secara resmi, keputusan soal ini akan disampaikan pada Minggu (7/1/2018) mendatang, bersamaan dengan provinsi lain yang belum diumumkan pasangan calonnya oleh PDI-P.

PDI Perjuangan, kata Mega. mengusung Djarot karena dinilai sebagai sosok yang dikenalnya dengan baik sebagai mantan Wali Kota Blitar, Wakil Gubernur DKI Jakarta, dan Gubernur DKI Jakarta.

Mega yakin, Djarot bisa diterima oleh masyarakat Sumatera Utara yang berkarakter terbuka.

Apalagi, Djarot dinilai memiliki rekam jejak yang bersih selama memimpin dan menjadi anti-tesis Gubernur Sumatera Utara sebelumnya yang kerap tersandung masalah hukum.

"Pengumuman (deklarasi Djarot) tanggal 7 (Januari). Maka masuk rombongan tanggal 7 Januari. Tolonglah terima Pak Djarot. Di sana banyak juga Jawanya," ujar Megawati.

 

--- Simon Leya

Komentar