Breaking News

SASTRA Purnama Merah 02 Dec 2020 02:10

Article image

Oleh: Simply da Flores*


Purnama,
biasanya cahayamu indah mempesona
Warnamu putih kemilau gemerlap bersinar keemasan
Di kelilingi jutaan bintang bersorak ria
Jadi perayaan langit bagi segenap ciptaan di bumi yang peduli

Saat ini berbeda,
Wajahmu purnama merah padam laksana gumpalan darah
Bintang pun menjauh dan suram
Hanya ada sederet awan hitam menghampirimu
Ada apa gerangan ?

Purnama merah darah
Mungkin pantulan darah korban insan tak berdaya di berbagai belahan bumi, yang meregang nyawa sebagai korban senjata para algojonya atas nama kebenaran atas nama keadilan atas nama ketuhanan
atas nama iman
demi membela ALLAH
Sang Maha Sempurna
Sang Maha Empunya
Sang Maha Kuasa
atas segenap ciptaan di alam semesta

Purnama merah darah
Menyatu dengan pijar api Ile Lewotolok
Membaur dengan badai lahar Merapi dan debu panas Semeru
Seperti kobaran api dendam amarah para teroris dan kaum radikalis pembela ALLAH, terhadap semua yang dianggap laknat dan kafir untuk dibantai dan dihabisi

Purnama merah ini
Letusan gunung api
Ganasnya wabah pandemi covid19
Apakah ini pertanda jawaban Sang Kuasa alam semesta kepada kami segenap manusia yang bangga dan berpesta pora dengan dosa-dosa berlumuran darah korban atas nama-Mu ya ALLAH?

* Penulis adalah peminat Sastra, tinggal di Jakarta.

Tags:
Puisi Sastra

Komentar