Breaking News

REGIONAL Realisasi Proyek di Dinas PU Ende Baru 50 Persen, Anggota DPRD Pesimis Bisa Selesai Tahun Ini 15 Nov 2019 18:29

Article image
Aanggota DPRD Ende, Yani Kota. (Foto: m.rri.co.id)
"Diharapkan, hasil akhir dari sejumlah pekerjaan proyek ini, mampu terserap hingga mencapai 80 persen pada akhir tahun 2019 ini," harap Yani Kota.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende, Yani Kota mengaku pesimis dengan realisasi pekerjaan proyek pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende yang hingga saat ini masih berkisaran 50 persen.

Pihaknya berkeyakinan sebagian besar proyek tahun 2019 pada Dinas PU yang dikerjakan melalui mekanisme pelelangan (tender), tidak  dapat tuntas hingga 100 persen di tahun 2019,
namun baru dapat dilanjutkan lagi pada tahun 2020 mendatang.

"Kegiatan dari  Dinas PU Kabupaten Ende hingga bulan November 2019, belum satu pun yang di PHO. Sebagai anggota DPRD Ende, saya berkeyakinan semua proyek yang ditender tidak semuanya tuntas dikerjakan. Itu terjadi karena selain pelepasan proyek terlambat, rekanan tidak menambah jam kerja dan tenaga kerja," ungkap Yani Kota di kantor DPRD Ende, Kamis (14/11/19) seperti dilansir m.rri.co.id.

Dengan pertimbangan tersebut, Politisi Partai Berkarya ini mengaku pesimis bahwa semua sisa proyek dapat dituntaskan. Sementara untuk beberapa kegiatan yang dilakukan melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL), diprediksi tidak akan menemui kendala.

“Itu gambaran umum, baik yang dilelang maupun PL. Saya pesimis realisasi pengerjaannya bisa terserap 100 persen. Tentu ada item kegiatan yang tidak bisa diselesaikan pada tahun ini dan mungkin akan dilanjutkan tahun 2020. Kita harus realistis. Karena, dari evaluasi yang kita lakukan, kalau yang PL itu tidak ada masalah. Masalahnya pada pelelangan atau tender bebasnya,” katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap agar dinas yang bersangkutan hendaknya segera mengambil tindakan yang dianggap perlu sehingga pengerjaan proyek yang seharusnya selesai tahun ini tidak banyak tersisa.

"Meskipun dapat dipahami bahwa beberapa pekerjaan itu terkendala oleh minimnya rekanan yang mendaftar atau tidak memenuhi syarat maupun spesifikasi. Diharapkan, hasil akhir dari sejumlah pekerjaan proyek ini, mampu terserap hingga mencapai 80 persen pada akhir tahun 2019 ini," harapnya.

--- Guche Montero

Komentar