Breaking News

POLITIK Rebut Kursi DPD RI Dapil NTT, Angelo Wake Kako: Ini Amanah untuk Kaum Muda 13 May 2019 12:30

Article image
Angelo Wake Kako (tengah) saat konferensi pers usai pleno hasil pemil tingkat Provinsi NTT di Kupang (Foto: ntttoday.com)
"Jika ada perubahan setelah menjabat sebagai anggota DPD RI, kritik dan teguran konstruktif tentu sangat saya harapkan," harap Angelo.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (dapil NTT), Angelius Wake Kako (AWK) akhirnya menjadi salah satu representasi anak muda yang dipercayakan oleh masyarakat NTT untuk mengemban asipirasi daerah NTT sebagai anggota DPD RI periode 2019-2024.

Saat menggelar konferensi pers usai mengikuti pleno rekapitulasi perolehan suara oleh KPU Provinsi NTT, Sabtu (11/5/19), alumnus Universitas Flores (Unflor) Ende yang akrab disapa Angelo ini menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya atas dukungan dan kepercayaan dari masyarakat NTT pada pemilu 17 April lalu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat NTT yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mewakili aspirasi masyarakat dan daerah NTT di Jakarta sebagai anggota DPD RI lima tahun ke depan,” ungkap Angelo.

Menurut Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Periode 2016-2018 ini, keberhasilan meraih suara signifikan dan terpilih menjadi anggota DPD RI merupakan buah dari proses perjuangan, kerja keras, militansi, kerjasama dan rasa optimis anak-anak muda yang ingin menjadi arus utama dalam dinamika politik di Indonesia.

“Anak-anak muda dapat meyakinkan masyarakat. Ini merupakan keberhasilan anak-anak muda NTT dan juga harapan serta dukungan masyarakat serta generasi tua untuk membuka kesempatan dan jalan politik kepada anak muda. Ini merupakan pertemuan dua simpul kekuatan besar dalam dinamika politik yakni antara anak muda dan orang tua,” ungkapnya.

Alumnus Pasca-Sarjana Universitas Indonesia (UI) ini juga berterima kepada pemilih pendukung yang sudah memberikan suaranya, sehingga dirinya dipercayakan untuk menyalurkan aspirasi masyakat NTT di tingkat nasional.

“Terima kasih juga kepada penyelenggara pemilu yang telah melaksanakan pemilu dengan baik, transparan, akuntabel dan kredibel,” katanya.

Kontrol Bersama

Pada kesempatan yang sama, Angelo yang termasuk anggota senator termuda pada usia 29 tahun ini juga mengharapkan kontrol bersama dari masyarakat terutama para Relawan AWK terhadap dirinya.

"Jika ada perubahan setelah menjabat sebagai anggota DPD RI, kritik dan teguran konstruktif tentu sangat saya harapkan. Sebab, amanah dan kepercayaan ini harus terus dijaga dan dirawat bersama untuk selanjutnya menjadi inspirasi bagi generasi muda yang terpanggil untuk terlibat dalam dinamika politik praktis,” harapnya.

Sementara salah satu koordinator Relawan AWK, Agustinus Budi Utomo Gilo Roma mengaku bangga dengan apa yang diraih Angelo meski baru pertama kali terjun dalam politik praktis.

"Kemenangan Angelo merupakan buah dari persatuan dan militansi anak-anak muda. Ayo berpolitik bersama generasi muda,” ajak Bedi.

Menurut Mantan Ketua PMKRI Cabang Kupang ini, AWK adalah sosok orang muda yang terjun dan berjuang, menjadi aktivis untuk kepentingan banyak orang.

"Keterwakilannya hari ini di parlamen merupakan pesan moral dan motivasi bagi orang muda untuk memastikan kontribusi bagi masyarakat termasuk mengambil sikap untuk terlibat dalam politik praktis. Pilihan politik yang ditempuh Angelo ini murni partisipasi kolektif anak-anak muda dan masyarakat, karena tanpa melalui jalur partai politik (partai), melainkan verifikasi KTP sebagai syarat penetapan calon. Ini murni jalan politik partisipatif," kesan Pemuda asal Lembata ini.

Berdasarkan data yang diperoleh relawan AWK dari setiap kabupaten/kota yang telah diplenokan di tingkat KPU provinsi NTT, terdapat empat calon anggota DPD RI yang berhasil meraih suara terbanyak sesuai kuota keterwakilan Dapil NTT.

Posisi pertama diraih Hilda Manafe dengan perolehan 227.532 suara, menyusul Asyera Wulandero dengan perolehan 198.951 suara

Sementara Angelius Wake Kako memperoleh 179.190 suara dan Abraham Paul Liyanto memperoleh 173.915 suara. 

--- Guche Montero

Komentar