Breaking News

REGIONAL Resmi Buka Pertandingan Sepakbola Antar Desa, Camat Wolowaru: "Jadikan Olahraga Simbol Jati Diri Kita" 17 Aug 2019 12:37

Article image
Camat Wolowaru, David Manna saat membuka pertandingan sepakbola antar desa se-kecamatan Wolowaru. (Foto: Che)
"Mari kita semua menjadikan momen ini sebagai simbol jati diri kita yang sesungguhnya," ajak Camat.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Pertandingan sepakbola antar desa tingkat kecamatan Wolowaru, kabupaten Ende dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74, tahun 2019, akhirnya resmi dibuka pada Kamis (15/8/19).

Oleh Panitia penyelenggara, pertandingan yang diikuti 17 desa dan satu kelurahan ini, sedianya dibuka pada awal Agustus lalu, namun dengan berbagai kendala teknis dan prosedural pengamanan, akhirnya dibuka sebelum perayaan puncak Kemerdekaan, 17 Agustus.

Camat Wolowaru, David Manna dalam sambutannya, menegaskan bahwa dalam nuansa memeriahkan HUT Kemerdekaan, maka pertandingan tersebut bukan dalam level turnamen yang hanya berorientasi merebut trofi juara dan hadiah, melainkan wahana untuk membangun persaudaraan, menjunjung sportifitas dan menegaskan jadi diri sebagai anak bangsa yang Bhineka Tunggal Ika.

"Mari kita semua menjadikan momen ini sebagai simbol jati diri kita yang sesungguhnya, sportif dalam bermain, saling mengakui kelebihan dan kekurangan kita serta menjadikan olahraga sebagai jembatan persatuan yang kokoh untuk mengharumkan nama kecamatan Wolowaru pada event-event besar selanjutnya," kata Camat.

Camat yang mengaku ingin ada terobosan perubahan ini memberikan motivasi bahwa pertandingan tersebut sebagai ajang untuk seleksi pemain dalam rangka Bupati Cup antar Kecamatan.

Menepis Stigma Negatif tentang Wolowaru

Mantan Camat Lio Timur ini menegaskan bahwa pertandingan sepakbola ini sekaligus menepis stigma buruk di kecamatan Wolowaru, di mana setiap kali penyelenggaraan pertandingan berakhir ricuh.

"Diharapkan agar pertandingan tahun ini dapat menepis semua stigma buruk setiap kali turnamen yang berujung ricuh. Mari kita menepis semua isu dan sentimen (ego) dan menjadikan olahraga sebagai wahana kebersamaan, persaudaraan dan kekeluargaan. Sportifitas harus dijunjung baik antar pemain maupun para supporter. Hormatilah setiap keputusan wasit dan aturan termasuk sanksi oleh Panitia. Semua untuk kebaikan kita bersama," ungkap Camat.

Camat juga berkomitmen bahwa tahun ini menjadi jaminan untuk even-even besar di tahun-tahun selanjutnya dengan melibatkan segenap komponen termasuk para pelajar dari setiap sekolah.

Guna mendukung hal itu, Camat menegaskan bahwa pihaknya telah bertemu dengan segenap kepala desa/lurah dan telah membuat Surat Pernyataan Bersama (SPB) termasuk sanksi bagi Tim (desa/kelurahan) yang membuat keributan selama kegiatan ini diselenggarakan.

"Diharapkan agar semua pihak berkomitmen dan mendukung segala bentuk kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia. Karena sudah ada SPB, maka tentu ada sanksi. Pada intinya, sportifitas harus selalu dijunjung," tandas Camat.

Camat juga memberikan apresiasi kepada awak media dan pihak keamanan dari Danramil dan Polsek Wolowaru yang turut mendukung kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada para jurnalis yang terus berperan sebagai saluran informasi, aspirasi dan sumbangsih riil. Juga pihak keamanan yang sudah bekerjasama guna mendukung setiap kegiatan yang diinisiasi Panitia. Diharapkan agar kerjasama ini terus terjalin sebagai mitra strategis-kritis dalam mendukung program-program pemerintah dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten," tegas Camat.

Disaksikan media ini, pada kesempatan itu Panitia penyelenggara juga mengumumkan tata tertib dan sanksi bagi semua tim yang bertanding.

Seremoni pembukaan pertandingan ditandai dengan tendangan perdana oleh Camat Wolowaru disaksikan Polsek dan Danramil Wolowaru, panitia dan ribuan penonton di pinggir lapangan.

Desa Mbuli Lo'o Gemilang di Laga Perdana

Pada laga perdana yang berlangsung di lapangan sepakbola Wolowaru, Tim dari Desa Mbuli Lo'o tampil gemilang saat menaklukkan Tim dari Desa Nakambara.

Tampil ngotot sejak awal Laga, Mbuli Lo'o berhasil unggul cepat pada menit ketiga lewat pemain bernomor punggung 21, Erick segingga menjadikan skor 1-0.

Pemain bernomor punggung 8 menggandakan keunggulan Mbuli Lo'o menjadi 2-0 tujuh menit kemudian.

Lima menit kemudian, giliran pemain bernomor punggung 7 memperbesar keunggulan Mbuli Lo'o dan skor 3-0 bertahan hingga jeda babak pertama.

Upaya Tim Nakambara memperkecil ketertinggalan berhasil melalui sang Kapten bernomor punggung 3. Gol terjadi usai terjadi kemelut di depan gawang Mbuli Lo'o.

Namun, tak berselang lama, pemain bernomor punggung 8 dari Mbuli Lo'o berhasil mencetak gol keduanya pada laga tersebut sehingga memperbesar keunggulan menjadi 4-1.

Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.

Pada laga selanjutnya, Minggu (18/8/19), akan saling berhadapan antara Tim desa Wolosoko versus Tim desa Wolokoli. Sementara pada partai kedua akan saling bentrok antara Tim desa Mbuli Waralau dan Tim desa Mbuli Waralau Utara.

--- Guche Montero

Komentar