Breaking News

POLITIK Resmi Masuk PDI Perjuangan, Ahok: Sesuai Garis Ideologi Perjuangan Saya 08 Feb 2019 17:45

Article image
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah mengenakan jaket PDI Perjuangan. (Foto: kumparan.com)
Ahok punya alasan mengapa lebih memilih PDI Perjuangan sebagai partainya berlabuh karena sesuai garis ideologi perjuangannya.

DENPASAR, IndonesiaSatu.co -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya resmi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Bergabungnya Ahok ke partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih tersebut pertama kali disampaikan oleh Sekretaris DPD PDIP Bali Nyoman Adi Wiryatama saat Ahok berkunjung ke Bali. Ahok ke Bali dalam rangka berlibur namun menyempatkan diri menyambangi kantor DPD PDIP Bali.

"Beliau sudah anggota PDIP, dia sudah punya kartu PDIP perjuangan mulai tanggal 26 Januari. Sudah resmi,"jelas Nyoman Adi Wiryatama kepada wartawan di Kantor DPD PDIP Bali, Jalan Banteng Baru Nomor 8, Denpasar, Jumat (8/2/2019) seperti ditulis kumparan.com.

Di sana, Ahok sudah mengenakan jaket merah PDIP berlambang 3, nomor urut PDIP di Pileg 2019.

Pria yang kini ingin dipanggil BTP ini sudah masuk PDI Perjuangan sejak 26 Januari 2019.

Ahok punya alasan mengapa lebih memilih PDI Perjuangan sebagai partainya berlabuh.

"Memang sesuai garis ideologi perjuangan saya," ujar Ahok di kantor DPD PDIP Bali, Jumat (8/2/2019).

Selain itu, Ahok mengaku sudah lama menjadi simpatisan PDI Perjuangan. Karena itu tak heran kini ia memilih PDI Perjuangan sebagai partainya. Ahok juga membagikan alasannya kenapa kini kembali ke gelanggang politik.

"Supaya bisa membagikan ilmu saya yang didapat, mungkin bisa bermanfaat," tutur dia.

Sebelum resmi bergabung dengan PDIP, Ahok mengaku sudah berkomunikasi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

--- Simon Leya

Komentar