Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

TRANSPORTASI Resmikan KA Minangkabau, Jokowi Kunjungi Padang 21 May 2018 08:11

Article image
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana, di Bandara Minangkabau, Padang Pariaman. (Foto: Ist)
Presiden akan mencoba langsung kereta api yang diberi nama KA Minangkabau Ekspres tersebut untuk menuju Kota Padang.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana, Senin (21/5/2018 pukul 07.50 WIB, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 bertolak menuju Sumatra Barat, untuk melakukan kunjungan kerja.

Tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman pukul 09.15 WIB, Presiden dan Ibu Iriana disambut Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal.

Dari Ruang Tunggu Utama Bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan menuju tempat acara peresmian KA bandara tersebut dengan menggunakan kendaraan minibus.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudin dalam siaran persnya pagi ini menyampaikan, selain meresmikan, Presiden juga akan mencoba langsung kereta api yang diberi nama KA Minangkabau Ekspres tersebut untuk menuju Kota Padang.

“Setibanya di Kota Padang, Presiden dijadwalkan meresmikan gedung sekolah SMP, SMA, dan rumah susun yang ada di Pondok Pesantren Modern Prof. Dr. Hamka II,” ungkap Bey.

Sore harinya, Presiden beserta rombongan dijadwalkan kembali ke Jakarta.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sumatra Barat adalah Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar.

--- Redem Kono

Komentar