Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

GAYA HIDUP Riset: Depresi Bisa Sebabkan Gangguan Ingatan 25 Mar 2018 12:33

Article image
Ilustrasi Depresi
"Ada dua area di otak di mana tumbuh sel-sel otak baru. Salah satunya adalah hippocampus, yang terlibat dalam memori. Ternyata pertumbuhan sel tersebut menurun dalam kasus depresi," ucap Professor Brock Kirwan.

NEW YORK, IndonesiaSatu.co-- Sebuah riset merilis bahwa penderita depresi bisa berpotensi besar mengalami kesulitan membedakan kenangan yang serupa.

Dikutip laman The Independent, para peneliti dari Brigham Young University di Amerika Serikat berpendapat bahwa depresi dapat menyebabkan sejumlah masalah seperti kurang tidur hingga memuncaknya tingkat stres.

Para peneliti meneliti korelasi antara depresi dan gangguan ingatan. Gangguan memori terjadi ketika seseorang menemukan dirinya tidak dapat sepenuhnya mengambil informasi baru, karena kenangan atau pikiran masa lalu. Riset dilakukan dengan melakukan tes pemisahan pola terhadap 98 orang dewasa.

Para periset mencatat, mereka yang memiliki skor depresi lebih tinggi cenderung mendapatkan skor yang lebih rendah pada tes pemisahan pola tersebut. Tes pemisahan pola dilakukan dengan memperlihatkan serangkaian objek. Mereka dengan tingkat depresi yang lebih tinggi berjuang untuk membedakan antara objek serupa. Namun, ini tidak berarti bahwa mereka menderita amnesia. Hanya saja, beberapa detail ingatan mereka bisa hilang akibat kesehatan mental yang buruk.

"Ada dua area di otak di mana tumbuh sel-sel otak baru. Salah satunya adalah hippocampus, yang terlibat dalam memori. Ternyata pertumbuhan sel tersebut menurun dalam kasus depresi," ucap Professor Brock Kirwan, salah satu peneliti dalam riset ini.

Sebuah penelitian terbaru oleh University of Illinois juga mengungkapkan bahwa bagi mereka yang mencoba menekan emosi negatif ternyata dapat mengurangi dampak dari kenangan negatif.

 

--- Guche Montero

Komentar