Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

PERTAHANAN Rotasi TNI AD, Mayjen Besar Harto Karyawan Jadi Pangkostrad 11 Dec 2018 15:05

Article image
Upacara serah terima jabatan TNI AD digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad, Jakarta, dipimpin Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin 10 Desember 2018. (Foto: ist)
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Candra Wijaya mengatakan tujuan rotasi adalah regenerasi kepemimpinan guna menjaga kualitas kinerja dan produktivitas organisasi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melakukan serah terima tujuh jabatan strategis. Upacara serah terima jabatan digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin, 10 Desember 2018.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Candra Wijaya. Dikatakan Candra, tujuan rotasi adalah regenerasi kepemimpinan guna menjaga kualitas kinerja dan produktivitas organisasi.

"Ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel TNI AD yang profesional, modern, dan adaptif", kata Candra dalam keterangan tertulis kepada media, Senin, 10 Desember 2018.

Adapun tujuh jabatan yang diserahterimakan adalah Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) dari Jenderal Andika Perkasa kepada Mayjen Besar Harto Karyawan. Sebelumnya Harto menjabat sebagai Panglima Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi.

Asisten Perencanaan dan Anggaran KSAD Mayjen Dominicus Agus Riyanto menempati posisi baru sebagai Inspektur Jenderal AD menggantikan Mayjen Johny Lumban Tobing.

Harto Karyawan yang mendapat posisi baru sebagai Pangkostrad menyerahkan jabatan Pangdam III/Siliwangi kepada Mayjen Tri Soewandono. Pangdam IV/Diponegoro diserahterimakan dari Mayjen Wuryanto kepada Mayjen Mochamad Effendi. Komandan Pusat Intelijen AD dari Brigjen Djaka Budhi Utama kepada Brigjen Sonny Aprianto.

Adapun jabatan Direktur Perbekalan dan Angkutan AD dari Brigjen Taat Agus Budianto kepada Kolonel Cba Helly Guntoro. Terakhir posisi Kepala Dinas Psikologi AD dari Brigjen Arief Budiarto kepada Kolonel Cku Eri Radityawara Hidayat.

Upacara rotasi jabatan ditandai dengan penyerahan lambang satuan kepada KSAD dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas.

"Penandatanganan pakta integritas menegaskan komitmen TNI AD untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih, transparan dan bebas dari korupsi," kata Candra.

--- Simon Leya

Komentar