Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

INTERNASIONAL Sambut 2018, Sekjen PBB Serukan Persatuan demi Perdamaian Global 02 Jan 2018 07:42

Article image
Seketaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)
"Persatuan adalah jalan kita menuju perdamaian dunia, masa depan kita sangat bergantung padanya."

NEW YORK, IndonesiaSatu.co -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menghimbau masyarakat internasional untuk mengupayakan persatuan  dan menyelesaikan konflik demi perdamaian dunia.  Seperti dikutip dari laman Huffingtonpost.de, Selasa (2/1/2018), hal itu disampaikan dalam pidato menyambut tahun baru 2018, Senin (1/1/2018), di New York, Amerika Serikat (AS).

Ia mengatakan, masyarakat global menghadapi tantangan yang luar biasa dan karenanya harus berupaya mempertahankan nilai-nilai yang dianut oleh semua orang.

"Memasuki tahun baru 2018, saya mengeluarkan peringatan, peringatan merah untuk dunia kita," ujar Sekjen Guterres seperti dilansir Huffingtonpost.de, Selasa (2/1/2018).

"Di awal tahun 2018 ini saya menyerukan agar semua (masyarakat dunia) mengupayakan persatuan, menyelesaikan konflik, mengatasi kebencian, dan mempertahankan nilai-nilai bersama. Kita hanya bisa melakukan itu secara bersama-sama," tegas Guterres.

Guterres juga mengangkat isu perubahan iklim dan dampaknya yang semakin buruk dan memasuki fase yang mengkhawatirkan.

Selain itu, ia mengingatkan pula pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sungguh melukai kemanusiaan yang terjadi di tahun 2017.

"Nasionalisme dan xenophobia atau ketakutan dan kebencian terhadap orang-orang dari negara lain dirasakan meningkat" imbuhnya.

Guterres menekankan pentingnya persatuan dunia agar tercipta keamanan dan perdamaian serta nilai-nilai yang dapat diterima oleh semua masyarakat.

"Persatuan adalah jalan kita menuju perdamaian dunia, masa depan kita sangat bergantung padanya," demikian penekanan Guterres.

Ia mendesak semua pemimpin agar memiliki resolusi tahun baru untuk menjembatani kesenjangan sosial dan  membangun kembali kepercayaan demi mencapai tujuan bersama seluruh bangsa dan negara.

--- Rikard Mosa Dhae