Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

REGIONAL Sandar Perdana di Pelabuhan Ipi Ende, KM Umsini Disambut Antusias 13 Sep 2017 14:48

Article image
Antusiasme masyarakat Ende saat KM Umsini berlabuh di pelabuhan Ipi. (Foto: ist)
Presiden Operasional (PO) KM Umsini, Kapten Muisi, menyinggung soal ukuran pelabuhan Ipi Ende yang belum sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas KM Umsini baik panjang maupun lebar pelabuhan.

ENDE, IndonesiaSatu.co -- KM Umsini untuk pertama kalinya bisa berlabuh di pelabuhan Ipi,   Ende pada Senin, (11/9/2017) petang. Kehadiran KM Umsini disambut antusias oleh segenap masyarakat dan pemerintah daerah kabupaten Ende yang turut hadir pada seremoni penerimaan di pelabuhan Ipi.

Dalam sambutannya, Bupati Ende,  Marselinus Y. W. Petu didampingi Wakil Bupati, H. Djafar H. Achmad, menegaskan bahwa kehadiran KM Umsini di wilayah Kabupaten Ende menegaskan komitmen pemerintah untuk menjawabi harapan dan kebutuhan masyarakat Ende tentang akses transportasi laut setelah beberapa tahun vakum.

"Apresiasi dan terima kasih atas kerja sama dan dukungan PT. Pelni Indonesia (Pelindo) dan jajarannya yang telah memilih Ende sebagai salah satu tujuan pelayaran KM Umsini sehingga dapat menjawabi kebutuhan masyarakat. Hari ini masyarakat kabupaten Ende begitu antusias. Kerja sama dan dukungan ini juga sekaligus menepis dan menjawab pesimisme masyarakat bahwa KM Umsini tidak bisa berlabuh di Ende. Kami memiliki keyakinan dan komitmen untuk terus berupaya bagi kepentingan masyarakat meski ada tantangan dan keterbatasan yang harus diatasi bersama. Kiranya dukungan dan kerjasama ini terus terjalin guna memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Marsel.

Marsel juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ende beserta jajarannya yang telah mampu menerjemahkan apa yang menjadi prioritas utama dalam tahun investasi ini.

"Ini merupakan wujud komitmen di tahun investasi ini untuk terus berinovasi guna membantu dan mendukung aspek pelayanan masyarakat sehingga mampu memenuhi harapan dan kebutuhan mereka. Khusus kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas bongkar muatan di dermaga, semoga tetap menjaga dan mengedepankan etika baik dalam melayani para penumpang. Layanilah mereka sebagai orang tua, saudara, kakak-adik dan sanak keluarga," pintanya.

Sementara Presiden Operasional (PO) KM Umsini, Kapten Muisi, menyinggung soal ukuran pelabuhan Ipi Ende yang belum sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas KM Umsini baik panjang maupun lebar pelabuhan.

"Nahkoda kesulitan untuk memastikan bahwa kapal sudah aman berlabuh karena ukuran panjang pelabuhan ini hanya 114 meter. Sementara ukuran panjang yang dibutuhkan yakni 170 meter," kata Muisi dalam sambutan di kawasan Pelabuhan Ipi.

Ia menjelaskan bahwa kapasitas KM Umsini mampu menampung penumpang hingga 4000 orang. Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar pemerintah dapat menambahkan ukuran pelabuhan.

"Karena kapasitasnya tergolong besar, maka kami butuh perluasan pelabuhan agar sesuai kapasitas yang kami butuhkan. Dulu, saya pernah berlayar ke sini dengan KM Awu. Dan saya miris melihat masyarakat Ende saat naik kapal, karena harus pakai perahu ke kapal," kenangnya.

Menanggapi Muisi, Bupati Ende berjanji akan menambahkan ukuran sepanjang 30 meter pada tahun 2018.

"Pemerintah dan berbagai pihak terus berupaya bersama dengan pihak Pelindo untuk menambah ukuran pelabuhan sesuai kapasitas yang dibutuhkan untuk ukuran KM Umsini. Tahun 2018, kami berjanji untuk merealisasi hal itu. Jadi, kami tetap berharap kerja sama yang baik untuk memenuhi keinginan masyarakat terutama pelayanan transportasi laut melalui KM Umsini," pungkas Marsel.

 

--- Guche Montero

Tags:
Ende KM Umsini

Komentar