Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

MEGAPOLITAN Sandiaga Konfirmasi Adanya Penggusuran di Tanah Abang 13 Nov 2017 16:39

Article image
Ibu dan anak penghuni bangunan liar menyaksikan alat berat menggusur kediamannya. (Foto: Ist)
Pemerintah menggusur bangunan liar yang berada di area Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pemerintah menggusur bangunan liar yang berada di area Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, (13/11/2017). Keberadaan bangunan liar itu dinilai mempersulit proses pengerukan kanal.

Konfirmasi adanya penggusuran ini disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta.

"Ini bagian dari menata kawasan Tanah Abang dan itu sudah mulai dirapikan," ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, sosialisasi penertiban Kanal Banjir Barat itu dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Penghuni di kawasan itu tengah mengemasi barang-barang saat petugas datang ke lokasi.

Selama ini, di sepanjang aliran kanal, berdiri bangunan dan gubuk dari terpal atau kayu tripleks. Keberadaan bangunan itu dianggap mengotori kawasan kanal. Panjang deretan bangunan liar diperkirakan mencapai satu kilometer.

"Sosialisasi (penertiban) ini sudah cukup selama seminggu," katanya.

Sandiaga mengatakan kawasan tersebut memang harus bersih dari bangunan apa pun. Sebab, jalan inspeksi digunakan untuk kendaraan berat agar bisa mengeruk sampah dan endapan di dasar kanal. Saat ini pengerukan harus segera dikerjakan karena sudah memasuki musim hujan.

Mayoritas penghuni bangunan liar itu bekerja sebagai pemulung dan pedagang kopi. Menurut Sandiaga, tidak tertutup kemungkinan bangunan itu juga digunakan untuk prostitusi.  Karena itu, pemerintah wajib menertibkannya.

--- Redem Kono

Komentar