Breaking News

MAKRO Sarjana Ekonomi Harus Bersinergi Dukung Perekonomian 04 Feb 2019 14:50

Article image
Ketua Umum ISEI saat melantik Ketua ISEI Cabang Makassar periode 2019-2022, Sultan Suhab beserta pengurus ISEI. Pelantikan dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Januari 2018, di Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: ist)
Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISE) harus bersinergi dengan unsur-unsur ISEI lainnya dan turut berkontribusi dalam membangun perekonomian Indonesia.

MAKASSAR, IndonesiaSatu.co -- Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Perry Warjiyo, menekankan pentingnya sinergi antara unsur-unsur ISEI daerah, dalam mendukung perekonomian. Untuk itu, tak hanya di pusat, ISEI di daerah pun harus memperkuat organisasi agar mewakili aspek ABG, yaitu Akademisi, Bisnis (dunia usaha), dan Government (pemerintah/pembuat kebijakan).

Demikian disampaikan Ketua Umum ISEI saat melantik Ketua ISEI Cabang Makassar periode 2019-2022, Sultan Suhab beserta pengurus ISEI. Pelantikan dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Januari 2018, di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Selain itu, ISEI harus dapat memberi rekomendasi-rekomendasi kepada pembuat kebijakan maupun pelaku usaha, serta memperkuat komunikasi,"kata Perry yang juga Gubernur Bank Indonesia ini.

Perry mengingatkan mengenai visi ISEI saat ini, yaitu untuk memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional. Untuk seluruh pengurus ISEI yang dilantik diyakini akan mampu melaksanakan tugas dengan baik sebagaimana telah dipercayakan.

Perry meyakini bahwa dengan memperkuat sinergi, meski tekanan global masih berlangsung, ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih tinggi dengan stabilitas terjaga.

"Sepanjang 2018, sinergi yang kuat antara Bank Indonesia, Pemerintah, dan lembaga negara lainnya telah mampu menjaga stabilitas perekonomian Indonesia, di tengah tekanan global yang cukup tinggi’"paparnya.

Terkait perekonomian di Sulawesi Selatan, Perry menyebutkan beberapa potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, salah satunya adalah fungsi Makassar sebagai hub di Kawasan Indonesia Timur.

"Selain itu, secara keseluruhan Sulawesi memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi. Caranya dengan meningkatkan pengembangan manufaktur, pariwisata, UMKM, dan ekonomi syariah. Pengembangan-pengembangan tersebut diharapkan akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Makassar maupun Sulawesi secara umum,"pungkasnya.

--- Sandy Romualdus

Tags:
ISEI

Komentar