Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

INFRASTRUKTUR Sejarah Baru! Indonesia Punya Bandara Internasional Terbesar Kedua di Tangan Jokowi 24 May 2018 11:55

Article image
Pesawat kepresidenan RI-1 yang membawa Presiden Jokowi mendapat prosesi kehormatan (water salute) di Bandara Kertajati. (Foto: Ist)
Pembangunan Bandara Kertajati ini memang menjadi salah satu proyek strategis nasional yang diprioritaskan Presiden Jokowi ketika terpilih menjadi Presiden pada 2014.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati di Majalengka, disebut sebagai bandara internasional kedua terbesar di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Luas lahan BIJB tercatat sebesar 1.800 hektare dan memiliki landasan pacu atau runway berukuran 2.500 x 60 meter dan akan diperpanjang menjadi 3.000 x 60 meter. Dengan kapasitas ini mampu melayani penumpang 5,6 juta untuk tahap pertama.

Terdiri dari runway 2.500 m x 60 m, paralel taxiway 2.750 m x 25 m, cross taxiway 1180 m x 25m, serta apron 576 m x 151 m yang mampu menampung 4 jet wide body sekelas Boeing B777 atau Airbus A330 dan 6 jet narrow body sekelas B737 NG atau A320.

Pembangunan Bandara Kertajati ini memang menjadi salah satu proyek strategis nasional yang diprioritaskan Presiden Jokowi ketika terpilih menjadi Presiden pada 2014.

Presiden Jokowi secara langsung meresmikan penggunaan bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut. Menurut informasi yang diterima redaksi IndonesiaSatu.co, pesawat kepresidenan yang ditumpangi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan merupakan pesawat pertama yang mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5/2018).

Pesawat Kepresidenan berangkat pada pukul 08.50 WIB dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dan mendarat di BIJB pada pukul 09.21 WIB. Kedatangan Pasawat Kepresidenan langsung disambut prosesi "water salute" (penyiraman air).

"Alhamdulillah, tadi kita saksikan pendaratan bersejarah, pendaratan resmi, pesawat turun di BIJB Kertajati," kata Jokowi saat memberikan keterangan pers.

Presiden berharap BIJB ini dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia yang akan pergi dan datang dari Jawa Barat.

"Saya juga berharap ada dampak ekonomi terhadap masyarakat Majalengka serta Jawa Barat," kata Jokowi.

Bandara Kertajati mempunyai apron seluas 397.890 meter persegi yang dapat menampung 10 parking standpesawat jet narrow body.

Selain untuk penumpang dan kargo, Bandara Kertajati juga akan menjadi embarkasi haji untuk masyarakat Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Di kompleks bandara juga akan dikembangkan sebagai aerotropolis. 

Kawasan industri penerbangan seperti industri pembuatan pesawat, industri perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance repair and overhaul/MRO), dan beberapa industri lain yang terkait bakal dibangun.

Kedatangan Presiden disambut oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di tangga pesawat.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja ini, yakni Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.

--- Redem Kono

Komentar