Breaking News

INDUSTRI Semen Indonesia Bagi Deviden 10% Dari Laba 2019 19 Jun 2020 19:36

Article image
RUPST SIG di Jakarta, Jumat (19/6/2020). (Foto: ist)
RUPST SIG menyetujui deviden sebesar 10% dari laba bersih 2019 dan mengangkat Rudiantara sebagai Komisaris Utama.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membagikan dividen sebesar Rp239,22 miliar atau 10% dari total laba beesih tahun 2019 sebesar Rp2,39 triliun. Sisanya sebesar 90% atau Rp2,15 triliun ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

Demikian diungkapkan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Hendi Prio Santoso dalam Public Expose SIG usai RUPST di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2019 SIG mencatatkan pendapatan sebesar Rp 40,37 triliun, naik 31,5% dibanding tahun 2018 sebesar Rp30,69 triliun. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,39 triliun. Laba per saham dasar tercatat Rp403.

Sedangkan kinerja penjualan SIG tahun 2019 secara konsolidasi mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 42,61 juta ton, termasuk penjualan dari Thang Long Cement (TLCC) Vietnam. Volume penjualan tersebut naik 28,5% dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar 33,17 ton.

Selain deviden, RUPST juga menyetujui pengunduran diri Soekarwo sebagai Komisaris Utama. Selanjutnya, rapat mengangkat Bapak Rudiantara sebagai Komisaris Utama.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:

 

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama Rudiantara 

Komisaris Hendrika Nora Osloi Sinaga

Komisaris Sony Subrata 

Komisaris Astera Primanto Bhakti

Komisaris Lydia Silvanna Djaman

Komisaris Independen Mochamad Choliq 

Komisaris Independen Nasaruddin Umar

 

DIREKSI PERSEROAN

Direktur Utama Hendi Prio Santoso 

Direktur Produksi Benny Wendry 

Direktur Strategi Bisnis & Pengembangan Usaha Fadjar Judisiawan

Direktur Keuangan Doddy Sulasmono Diniawan

Direktur Pemasaran & Supply Chain Adi Munandir

Direktur Engineering & Project Tri Abdisatrijo

Direktur SDM & Hukum Tina T Kemala Intan

--- Sandy Javia

Komentar