Breaking News

BERITA Semprot Anggota Komisi V DPR, Juventus Prima: Kualitas Dewan dengan Pengetahuan Dangkal! 01 Feb 2021 21:39

Article image
Founder Prima Institute, Juventus Prima Kago. (Foto: Dokpri Jipik)
"Sikap anggota dewan (A Bakri, red) menunjukan kualitas wakil rakyat yang sangat arogan. Indonesia tidak butuh dewan yang pola pikir dangkal dalam konteks wawasan kebangsaan," sorot Juventus.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali viral akibat pernyataan anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi, A Bakri HM yang menyudutkan NTT dengan mengatakan bahwa Provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Viktor Laiskodat itu tidak istimewa.

Pernyataan tersebut dilontarkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Cipta Karya dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Selasa (26/1/2021) lalu, dengan bahasan agenda termasuk program kerja masing-masing sepanjang 2021.

Dalam RDP tersebut, A Bakri HM dari Fraksi PAN mengatakan kalau beberapa hari yang lalu dirinya diajak oleh rekan satu komisinya ke NTT. Menurutnya, NTT tidak ada yang istimewa.

"Saya kemarin diajak teman-teman komisi V DPR kunjungan ke NTT. Tidak ada yang istimewa di sana. Paling yang istimewanya komodo saja," demikian pernyataan A Bakri HM.

Pengetahuan soal NTT Sangat Dangkal

Menanggapi pernyataan bernada menyudutkan itu, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Periode 2018-2020, Juventus Prima Yoris Kago mengatakan bahwa A Bakri HM sangat minim pengetahuan soal NTT dan wawasan kebangsaan.

"Saya dan seluruh warga NTT, sangat menyayangkan, Republik yang kaya akan keindahan alam dan budaya ini punya anggota DPR yang bicaranya asal bunyi. Hal ini juga menunjukkan sikap penyelewengan dan ketidakhormatan terhadap sesama anak bangsa," sorot Juventus dalam keterangan tertulis kepada media ini, Senin (1/2/2021).

Founder Prima Institute itu menilai, sikap yang ditunjukan oleh A Bakri HM menunjukkan kedangkalan berpikirnya, dan Indonesia tidak butuh dewan yang lemah dalam konteks wawasan kebangsaan.

"Sikap anggota dewan (A Bakri, red) menunjukan kualitas wakil rakyat yang sangat arogan. Indonesia tidak butuh dewan yang pola pikir dangkal dalam konteks wawasan kebangsaan," kata Juventus.

NTT: Magnet Wisata Dunia

Juventus juga memberikan gambaran bahwa NTT yang merupakan Provinsi Kepulauan, tidak hanya soal Komodo. 

Sebaliknya, NTT memiliki magnet keindahan alam dan kekayaan budaya yang sangat melimpah sehingga menyedot wisatawan dunia.

"NTT seperti pulau Flores tidak hanya Komodo yang menjadi daya tarik. Ada Danau Tiga Warna Kelimutu di Kabupaten Ende, perkampungan-perkampungan adat yang sarat dengan nilai budaya di banyak Kabupaten lainnya, bahkan situs sejarah yang melahirkan Pancasila dari perenungan Bung Karno di Ende," sebutnya.

Selain itu, paparnya, di pulau lain seperti Timor, Lembata, Alor, Sumba juga memiliki daya tarik keindahan alam yang berlimpah dan justru belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Jadi bicara apa yang ada di NTT, tidak hanya melulu soal Labuan Bajo.

"Jadi sudah jelas, beliau menunjukkan kedangkalannya dalam mengenal segala potensi yang ada di NTT," tandas Juventus.

--- Guche Montero

Komentar