Breaking News

HUKUM Sengketa Pileg, KPU Siap Hadapi Gugatan di MK 09 Jul 2019 11:10

Article image
Kuasa hukum KPU Ali Nurdin. (Foto: Ist)
Tim kuasa hukum KPU sudah menjalin koordinasi yang intens dengan KPU di setiap provinsi hingga kabupaten guna menghadirkan alat bukti yang kuat.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memetakan semua dalil para pemohon dalam menghadapi sidang gugatan sengketa Pileg 2019 di  (MK). KPU mengaku siap bersikap jujur dan tak menutupi-nutupi bila ada kesalahan di lapangan.

"Kami sudah mendapat arahan menghadirkan seluruh alat bukti yang dihadirkan, termasuk kita bersikap jujur itu yang penting. Sikap KPU tidak akan menutupi persoalan yang ada di lapangan, bersikap jujur apa adanya," kata tim kuasa hukum KPU Ali Nurdin di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (9/7/2019).

Nurdin mengatakan tim kuasa hukum pun akan bersikap profesional dalam menghadapi gugatan para pemohon tersebut. Tim kuasa hukum disebut Nurdin sudah menjalin koordinasi yang intens dengan KPU di setiap provinsi hingga kabupaten guna menghadirkan alat bukti yang kuat.

"Oleh karena itu, kami sudah berkoordinasi dengan KPU masing-masing provinsi, termasuk KPU masing-masing kabupaten/kota, untuk memetakan dalil pemohon dan alat bukti yang diperlukan," ucapnya.

Nurdin menjelaskan sejumlah alat bukti tersebut sudah diserahkan ke MK pada Jumat (5/72019) lalu. Alat-alat bukti itu meliputi dokumen-dokumen formulir C1 plano, berita acara, hingga sertifikasi hasil rekapitulasi suara di setiap TPS.

"Karena ini menyangkut hasil dokumennya itu menyangkut proses pemungutan dan penghitungan pada tingkat TPS, dalam bentuk formulir C1 Plano. C1 yang merupakan sertifikasi hasil rekapitulasi atau dokumen C yang merupakan berita acara atau dokumen C2 yang merupakan pernyataan keberatan atau secara khusus. Karena yang digugat tidak hanya TPS, kami masuk pada level berikutnya, yaitu pada level kecamatan. Nah pada di tingkat kecamatan ada rekap di masing-masing TPS per desa, dokumennya namanya DA1 yang merupakan sertifikat perhitungan suara untuk masing-masing desa," ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan MK menggelar sidang perdana gugatan sengketa Pileg 2019. Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan pendahuluan. Sidang tersebut akan digelar menjadi 3 panel yang terbagi terpisah. Sidang tersebut diagendakan mulai pukul 08.00 WIB.

--- Redem Kono

Komentar