Breaking News

REGIONAL Serap Aspirasi di Kelurahan Wuring, Manto Eri Dorong Anggaran Peningkatan Infrastruktur Jalan Lingkungan di 2021 28 Jan 2020 17:15

Article image
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Yosep Karmianto Eri (kiri) saat memberi pandangan pada kegiatan Musrenbang Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Sikka. (Foto: Dokpri Manto)
"Artinya, semua program ini dilakukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dampaknya bukan sekarang, tetapi 10 tahun hingga 20 tahun mendatang,” kata Manto.

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sikka, Yosep Karmianto Eri, mendorong agar program jalan lingkungan di wilayah Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat diusulkan masuk dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kelurahan Wuring tahun anggaran 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan Manto saat memberikan pandangannya terkait upaya pemerintah daerah dan DPRD Sikka dalam meningkatkan pelayanan publik, pada pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Wuring, Selasa (28/1/20).

"Jalan lingkungan harus dimasukkan dalam program tahun anggaran 2021. Sebab, dengan akses jalan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam meningkatkan sektor ekonomi serta mendukung kemajuan pembangunan di daerah," kata Manto yang mengaku menyerap langsung aspirasi masyarakat dalam forum musrenbang tersebut.

Peningkatan SDM dan Sektor Vital

Dalam pandangannya, Politisi Partai PKB ini juga menerangkan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya terobosan untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini.

"Insentif tenaga pendidikan yang dialokasikan sejak dua tahun terakhir, merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membangun kualitas SDM kita. Pemerintah juga telah memprogramkan bantuan beasiswa bagi para mahasiswa. Pada tahun, 2019 dialokasikan Rp 5,7 Miliar dan diakses oleh 600 mahasiswa Sikka dari anak keluarga tidak mampu, dan tahun 2020 senilai Rp 7 Miliar," bebernya.

Ia melanjutkan bahwa hal yang sama pula diprogramkan pemerintah di bidang penyediaan sarana air minum bersih melalui penyerta modal ke PDAM Sikka 2020-2023 sebesar Rp 45 Miliar. Selain itu, untuk bidang kesehatan, Bupati dan DPRD sudah menyiapkan anggaran untuk pelayanan kesehatan melalui Kartu Sikka Sehat.

"Artinya, semua program ini dilakukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dampaknya bukan sekarang, tetapi 10 tahun hingga 20 tahun mendatang,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Manto berharap agar sejumlah program dan kegiatan yang dimusyawarahkan saat ini dapat sejalan dengan program dan kegiatan yang ditetapkan oleh Pemda dan DPRD.

Ia juga mengingatkan pihak Kelurahan agar memasukan juga program pemberantasan penyakit menular di wilayahnya.

"Saat ini Kabupaten Sikka sudah diserang wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan jumlah pasien yang terus meningkat. Langkah pencegahan perlu dilakukan oleh perangkat pemerintahan dari yang paling bawah. Kesehatan harus menjadi perhatian prioritas semua pihak," tandas mantan Sekjend PMKRI Cabang Maumere ini.

Hadir pula dalam forum Musrengbang Kelurahan Wuring tersebut yakni Camat Alok Barat, para tokoh masyarakat, unsur perempuan, lintas OPD, dan segenap masyarakat.

--- Guche Montero

Komentar