Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL Seribu Orang di AS Dilaporkan Hilang Usai Badai Michael 18 Oct 2018 17:44

Article image
Kondisi puing-puing rumah setelah badai Michael menerjang Panama City, Florida, Amerika Serikat (Foto: AFP)
Sebagian besar korban yang hilang berasal dari Panama City dan mayoritas sudah lanjut usia, dalam keadaan cacat, miskin, atau hidup sendirian.

MIAMI, IndonesiaSatu.co-- Badai Michael yang menerjang kawasan tenggara Amerika Serikat pada pekan lalu telah menewaskan sekitar 30 orang. Sebanyak 12 jasad ditemukan di Bay County, Florida. Sementara 1.000 orang belum diketahui keberadaannya.

Daily Mail mengutip Reuters pada Rabu (17/10/18) mengabarkan, relawan terus mencari sekitar 1.135 orang di Florida yang hilang usai badai Kategori 4 yang melanda Florida pada 10 Oktober lalu. Angka tersebut dirilis oleh CrowdSource Rescue yang berbasis di Houston.

Dilaporkan, sebagian besar korban yang hilang berasal dari Panama City dan mayoritas sudah lanjut usia, dalam keadaan cacat, miskin, atau hidup sendirian. Sementara, pejabat Florida belum memberikan angka, berapa banyak orang yang dianggap hilang.

AFP mewartakan, badai Michael mencapai daratan Florida dengan kecepatan 250 km per jam, menyebabkan kehancuran dan korban tewas diperkirakan akan terus meningkat. Joe Bush, seorang penduduk yang sudah 19 tahun tinggal di Mexico Beach, Florida kini memutuskan untuk pindah. Rumahnya, barang-barangnya, dan juga kendaraannya rusak parah diterjang badai.

"Orang-orang ketakutan sampai mati untuk datang ke sini membeli dan menginvestasikan uang. jadi kami akan pergi," ucapnya, seperti dikutip dari CNN.

Namun bagi Randy June, Mexico Beach akan tetap menjadi rumahnya walau kini sudah porak-poranda.

"Kami tidak akan pergi ke mana-mana. Kami akan membangun kembali, tapi saya tidak tahu bagaimana," katanya.

--- Guche Montero

Komentar