Breaking News

PENDIDIKAN Sertijab Dinas P dan K Ende, Bupati Djafar: Pendidikan adalah Program Mandatoring 23 Jan 2020 10:50

Article image
Bupati Ende, H. Djafar Achmad saat memimpin sertijab Dinas P dan K Ende. (Foto: klikntt.com)
Pendidikan merupakan program mandatoring. Siapapun Bupatinya, program pendidikan ini wajib," kata Djafar.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- "Ketika saya berpikir untuk menentukan pilihan dan memutuskan satu dari tiga orang putra-putri terbaik untuk menjadi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, saya menemukan hal yang paling sulit yakni mengambil keputusan."

Demikian hal itu diungkapkan Bupati Ende, H. Djafar Achmad dalam sambutannya pada saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas P dan K kabupaten Ende bertempat di aula Kantor Dinas P dan K, Rabu (22/1/20) seperti dilansir Klikntt.com.

Bupati Djafar mengatakan bahwa dirinya ingin menempatkan orang yang cerdas dan berinovatif.

"Orang pintar memang banyak, namun orang pintar yang loyal sangat kurang, dan saya percaya betul dengan tim seleksi saya," katanya.

Menurut Bupati, loyal berarti harus tunduk kepada perintah Undang-Undang, kepada siapa saja pemimpinnya, sebab tidak ada yang hebat di dunia ini, tidak ada superman.

"Dinas P dan K adalah dinas besar yang menguras anggaran besar. Pendidikan merupakan program mandatoring. Siapapun Bupatinya, program pendidikan ini wajib," kata Djafar.

Bupati mendorong agar dengan mengemban jabatan ini, mutu pendidikan di kabupaten Ende dapat ditingkatkan dan terus membaik.

Kepada Kadis yang baru, Bupati Djafar mengharapkan loyalitas, integritas, dan kebersihan sebagai bagian dari iman.

Bupati juga menegaskan untuk diperhatikan secara serius terkait dana BOS dan pembayaran gaji guru honorer Guru Tidak Tetap (GTT).

"Tolong hal itu diperhatikan secara serius karena mereka telah membantu kita dengan ikut mencerdaskan anak bangsa. Pembayaran gaji guru masih ada keterlambatan. Berikan perhatian kepada semua tim agar semuanya dapat berjalan lancar, efektif dan efisien guna mendukung kualitas pendidikan kita," harap Bupati.

Tanggung Jawab Moril

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende, Mensi Tiwe mengatakan momentum sertijab tersebut bukan akhir dari sebuah pekerjaan Pelaksana tugas (Plt) sebenarnya, melainkan awal dari bagaimana Pak Plt harus mengawal saya dalam melaksanakan pekerjaan ini.

"Pada saat saya masuk ke dinas P dan K Kabupaten Ende, saya awali dengan pembenahan manajemen. Pada hari ini ketika saya yang menerima estafet kepemimpinan di Dinas P dan K, ini merupakan kepercayaan yang luar biasa. Kepercayaan yang diberikan ini adalah bagian dari tanggung jawab moril saya dalam mendukung pendidikan di kabupaten Ende tercinta ini sebagaimana tertuang di dalam RPJMD kita melalui visi dan misi Bupati Ende lima tahun ke depan," ungkap Mensi.

Kadis Mensi mengajak agar segenap stakeholders yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan dapat menjabarkan apa yang menjadi program besar pendidikan nasional melalui sebuah media pembelajaran gunaencerdaskan anak-anak didik.

"Dinas ini adalah rumah besar kita bersama. Diharapkan kerjasama, komunikasi dan koordinasi guna mencapai tujuan. Juga di era revolusi industri 4.0, kita semua tentu harus bersiap diri dan membuat sinkron tuntutan digitalisasi dengan pola pembelajaran yang efektif segingga mampu melahirkan generasi yang berguna bagi Bangsa dan Negara," tutupnya.

--- Guche Montero

Komentar