Breaking News

BOLA Siapa yang Rugi Bila Neymar Hengkang dari PSG? 13 Aug 2019 15:25

Article image
Bintang PSG asal Brazil Neymar dikabarkan akan kembali bergabung bersama Barcelona. (Foto: The Guardian)
Meskipun Kylian Mbappé telah menjelma menjadi ikon PSG, namun Neymar masih menjadi bintang dunia, terutama di Brazil.

PSG  bermain pada laga perdana musim ini melawan Nîmes pada hari Minggu waktu setempat tanpa Neymar akibat cedera. Berbicara kepada wartawan pada Sabtu, Thomas Tuchel mengatakan dia enggan untuk memainkan sang super star yang baru saja kembali dari Copa América baru-baru ini. Direktur PSG Leonardo juga ikut berkomentar.

“Jujur saja, ini tidak sekadar masalah fisik,” kata Leonardo dengan nada pasrah.

Tuchel mengatakan dia ingin mempertahankan pemain.

“Saya cinta Neymar. Saya ingin terus bermain bersama dia, tapi kenyataan adalah bahwa kami harus menemukan jalan keluar tanpa Ney. Bila kami kehilangan Neymar, mungkin saya tidak bisa tidur. Adalah tidak mungkin kehilangan Ney dan menemukan yang sama seperti dia. Saya sedang mencoba untuk meyakinkan dia untuk bertahan tapi, pada sisi lain, itu adalah pilihan pribadi. Ini masalah dia dan klub,” papar Tuchel seperti dikuti The Guardian.

Meskipun PSG bisa menang meyakinkan 3-0 atas Nîmes – dengan Kylian Mbappé, Edinson Cavani dan Ángel Di María– Tuchel mengatakan timnya kehilangan kreativitas dan kemampuan “menemukan solusi yang hanya dia yang dapat temukan”.

Meskipun demikian, dia juga cukup jujur untuk mengakui bahwa setiap penggemar di Stadion Parc de Princes melihat itu. Selama pertandingan beberapa superter berteriak  “Neymar, kamu anak seorang pelacur” dan seraya membentangkan spanduk yang bertuliskan “pergi kamu”.

“Ini rumit,” kata Tuchel.

“Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya melihat itu di smartphone teman-teman saya karena saya tidak mendengar mereka selama pertandingan. Dapatkah saya mengerti itu? Ya dan tidak. Dia masih pemain kami, dan saya melindungi seluruh pemain saya. Dia ada di ruang ganti saya. Saya bisa memahami bahwa tidak semua orang suka terhadap apa yang sudah dia katakan dan lakukan.”

Akhir-akhir ini bintang Brazil tersebut disebut-sebut akan kembali ke klub lamanya Barcelona pada musim panas ini. Selain Barcelona, Real Madrid tertarik untuk mendatangkan Ney yang sudah tidak lagi bahagia di PSG.

Pertanyaannya, apakah PSG masih membutuhkan Ney untuk Liga Champion? Dalam dua musim bersama PSG, Neymar telah bermain 13 pertandingan dengan mencetak 11 gol dan lima assist, karena itu, ketidakhadiran Ney akan berpengaruh besar terhadap permainan PSG?

Lalu bagaimana dengan pengaruh Ney terhadap teman-teman setim? Apakah dia adalah pemimpin yang memberikan contoh (leader by example) baik di dalam maupun di luar lapangan? Jawabannya, negatif. Pertanyaan lain lagi adalah siapa yang akan kehilangan dengan kepergian Neymar? Tentu saja klub itu sendiri yang akan kehilangan kontrak TV dan sponsor. Harus diakui bahwa kehadiran Neymar di Paris telah mendongkrak kontrak TV. Meskipun Kylian Mbappé telah menjelma menjadi ikon PSG, namun Neymar masih menjadi bintang dunia, terutama di Brazil.

--- Simon Leya

Komentar