Breaking News

NASIONAL Sidak ke Terminal, Doni Monardo Apresiasi Warga Patuhi Larangan Mudik 11 May 2020 12:25

Article image
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo sidak di Terminal Pulo Gadung dan Pulo Gebang di Jakarta Timur, Minggu (10/5/2020). (Foto: GATRA)
Jenderal bintang tiga yang juga Kepala BNPB itu melihat dalam inspeksi tersebut tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang diberlakukan pemerintah ternyata cukup tinggi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengapresiasi masyarakat yang mematuhi himbauan pemerintah untuk tidak mudik. Doni mengatakan ini setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Pulo Gadung dan Pulo Gebang di Jakarta Timur, Minggu (10/5/2020).

“Hari ini di Pulo Gebang hanya ada tiga perjalanan bus dengan jumlah penumpang antara satu orang hingga enam. Semua yang menggunakan angkutan darat berangkat dengan mengantongi surat dinas dan juga surat kesehatan sesuai peraturan,” kata Doni.

Kunjungan ke kedua terminal tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 berjalan baik.

Meski demikian, masih terlihat beberapa warga yang hendak berpergian keluar kota, mereka semua telah menaati syarat yang diberlakukan yaitu mengantongi surat dinas resmi dan surat kesehatan.

Jenderal bintang tiga yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu melihat dalam inspeksi tersebut tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang diberlakukan pemerintah ternyata cukup tinggi.

Doni sendiri mengatakan melakukan inspeksi itu setelah mendapatkan kesan ada yang memanfaatkan celah dari aturan untuk melanggar aturan larangan mudik dari pemerintah.

"Kalau semua seperti ini dan mampu mempertahankannya, kita akan cepat keluar dari ancaman Covid-19,” kata Doni.

Doni juga mengapresiasi para petugas dari Dinas Perhubungan dan TNI AD yang mengawal pelaksanaan aturan terkait angkutan umum sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Gugus Tugas.

Doni menegaskan bahwa pemerintah menerapkan larangan mudik pada tahun 2020 ini sebagai bagian dari usaha menekan angka penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona itu.

Pengecualian diberikan bagi orang yang memiliki tugas dinas, menghadapi kemalangan karena ada keluarga yang meninggal atau sakit dan repatriasi warga negara Indonesia ke Tanah Air.

--- Simon Leya

Komentar