Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

NASIONAL Soal Klaim Trump atas Jerusalem, PDIP Ingatkan Legitimasi KAA ke Palestina 07 Dec 2017 23:56

Article image
Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Foto: Ist)
"Kami selalu diajarkan hakekat kemerdekaan ialah hak segala bangsa, dan solusi atas Jerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan harus melibatkan Palestina..."

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan sikap PDI Perjuangan yang sangat menyesalkan klaim sepihak dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menjadikan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kota Israel. Padahal kawasan tersebut merupakan area kependudukan Palestina yang sejatinya harus dihormati.

“Mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina yang mencakup wilayah Jerusalem Timur adalah konsistensi politik sikap PDI Perjuangan. Kami selalu diajarkan hakekat kemerdekaan ialah hak segala bangsa, dan solusi atas Jerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan harus melibatkan Palestina, tidak bisa dilakukan sepihak," tegas Hasto melalui siaran pers yang diterima IndonesiaSatu.co, Kamis (7/12).

Hasto lebih lanjut menegaskan bahwa sikap PDI Perjuangan tersebut selain berakar kuat dari perintah konstitusi, juga berpihak dari sejarah dimana Konferensi Asia Afrika telah memberikan legitimasi yang kuat bagi Palestina untuk diperjuangkan sebagai negara yang merdeka seutuhnya.

“Bahkan pada tahun 1962, Bung Karno secara konsisten menolak kehadiran Israel dan Taiwan dalam Asian Games tahun 1962, meski dengan konsekuensi dikeluarkan dari Komite Olimpiade Internasional. Bung Karno tidak tunduk pada tekanan tersebut, malah berinisiasi membentuk Games of The New Emerging Forces (GANEFO) sebagai tandingan olimpiade tsb. Betapa bangganya kita sebagai bangsa dengan ketegasan dan kedaulatan politik seperti itu," pungkas Hasto.

Untuk itu, lanjut Hasto, PDI Perjuangan meminta Pemerintah RI dalam hal ini Menteri Luar Negeri untuk secepatnya menggalang dukungan internasional, dan juga melalui PBB agar mengeluarkan resolusi menolak klaim Jerusalem Timur sebagai Ibu Kota Israel.

“Upaya mendukung Kemerdekaan Palestina seutuhnya harus menjadi pegangan seluruh diplomasi internasional yang dilakukan Pemerintah Republik Indonesia. Pada saat bersamaan upaya Presiden Donald Trump memindahkan Kedubesnya di Jerusalem Timur untuk tidak dilakukan terlebih dahulu guna mencegah ketegangan lebih lanjut," tegas Hasto.

Atas sikap politik tersebut, menurut Hasto, PDI Perjuangan menugaskan angota Fraksi Partai Komisi I DPR RI untuk mengambil tindakan aktif dan progresif guna menjalankan sikap politik partai tersebut.

--- Sandy Romualdus

Komentar