Breaking News

NASIONAL Soal Menjaga Toleransi, Ketua PGI: Indonesia Berutang ke NU 01 Feb 2021 10:22

Article image
Ilustrasi berndera berlogo organisasi Nahdlatul Ulama. (Foto: CRCS UGM)
Gomar menuturkan, bangsa Indonesia berutang besar kepada NU yang berperan menjaga prinsip-prinsip toleransi (tasamuh) dan persaudaraan (ukhuwah).

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom mengtakan, bangsa Indonesia berutang besar kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang berperan menjaga prinsip-prinsip toleransi (tasamuh) dan persaudaraan (ukhuwah).

Gomar mengatakan ini ketika menyampaikan selamat hari ulang tahun atau Harlah ke-95 Nahdlatul Ulama, Minggu (31/1/2021).

."Pada usia yang ke-95 ini kami doakan semoga Allah merahmati NU dan segala iktiharnya untuk menghadirkan Islam sebagai penyebar rahmat bagi semesta (Rahmatan lil alamin)," kata.

Prinsip-prinsip toleransi dan persaudaraan, jelas Gomar, ini telah turut membentuk karakter ke-Indonesia-an yang guyub dan toleran, sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

Leih lanjut Gomar mengatakan kehadiran dan kekuatan NU yang sangat berakar pada ke-Indonesia-an telah teruji juga melalui kontribusinya.

NU mampu membendung radikalisme dan ekstrimisme, yang terus berusaha meminggirkan Pancasila dan menegasikan kemajemukan Indonesia.

--- Simon Leya

Komentar