Breaking News

BERITA Peralihan Status Pegawai KPK menjadi ASN, SETARA Institute: Pemerintah Mencegah Benih Intoleransi dan Radikalisme 06 May 2021 11:24

Article image
Ketua SETARA Institute, Hendardi. (Foto: Ist)
"Siapa pun yang dalam dirinya bersemai intoleransi dan radikalisme, maka bisa saja tidak lolos uji moderasi bernegara dan beragama," imbuhnya.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- SETARA Institute turut menanggapi pemberitaan mengenai tidak lolosnya sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Ketua SETARA Institute, Hendardi, itu merupakan hal biasa dan tidak perlu memantik perdebatan. 

"Ada yang lolos dan ada yang gagal adalah lumrah. Test ASN biasa dilakukan secara kuantitatif dan obyekyif, termasuk menggunakan vendor pihak ketiga," ungkap Hendardi dalam keterangan tertulis kepada media ini, Rabu (5/5/2021).

Sebagaimana diketahui, pihak yang melakukan test alih status di KPK adalah Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

"Hal yang bisa dipastikan yakni bahwa pemerintah saat ini justru sedang giat menangani intoleransi dan radikalisme yang terus mengikis ideologi Pancasila; baik di lingkungan ASN, TNI, Polri, Universitas dan Sekolah-sekolah, termasuk tentu saja KPK," nilainya.

"Siapa pun yang dalam dirinya bersemai intoleransi dan radikalisme, maka bisa saja tidak lolos uji moderasi bernegara dan beragama," imbuhnya.

--- Guche Montero

Komentar