Breaking News

INFRASTRUKTUR Soroti Jalan Masuk ke Kecamatan Ndori, Mahmud Bento: Pemerintah Jangan Tebang Pilih 24 Jun 2020 11:54

Article image
Anggota DPRD dan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Ende, Mahmud Bento Djegha. (Foto: Ist)
"Jika kondisi demikian terus dibiarkan hingga Tahun Anggaran 2021, maka saya akan bersama masyarakat siap menutup akses jalan tersebut, agar pemerintah segera buka mata," kata Bento.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Demokrat, Mahmud Bento Djegha, menyoroti kondisi jalan, tepatnya di pintu masuk menuju pusat Kecamatan Ndori.

Bento menilai, kondisi jalan yang ada di Desa Aebara, Kecamatan Ndori tersebut masih memprihatinkan hingga kini, sehingga dirinya meminta pemerintah daerah (Pemda) melalui dinas terkait (PUPR) untuk segera menyikapi hal itu hingga Tahun Anggaran 2021 mendatang.

"Pemerintah jangan lagi tutup mata dengan kondisi yang ada di depan mata. Jika kondisi demikian terus dibiarkan hingga Tahun Anggaran 2021, maka saya akan bersama masyarakat siap menutup akses jalan tersebut, agar pemerintah segera buka mata," kata Bento saat menggelar kegiatan Reses DPRD Ende di Kecamatan Ndori, Rabu (24/6/20).

Anggota Komisi III DPRD Ende yang dikenal lantang memperjuangkan persoalan dan aspirasi masyarakat tersebut menegaskan bahwa segala aspirasi dan keluhan masyarakat yang diserap saat Reses, akan diteruskan ke Lembaga DPRD sambil dirinya terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera menyikapi setiap persoalan yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

"Jangan sampai kepentingan masyarakat justru dikorbankan hanya karena perbedaan sikap politik (Pilkada, red). Sebagai wakil rakyat Dapil IV dan lembaga mitra pemerintah, saya bertanggung jawab untuk terus menyuarakan dan memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat," sorot Bento.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Ende ini mengaku, keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur menjadi kebutuhan mendasar yang harus diprioritaskan.

"Pemerataan pembangunan (infrastruktur) tidak boleh tebang pilih, sehingga tidak ada lagi kesenjangan di tengah masyarakat. Saya berkomitmen untuk terus menyuarakan ini hingga terealisasi. Mudah-mudahan hingga Tahun Anggaran 2021 sudah bisa terealisasi," komit Anggota Badan Anggaran dari Komisi III ini.

Ia menegaskan bahwa agenda resmi Lembaga DPRD melalui Reses, perlu menjadi catatan dan perhatian bersama sehingga memiliki output dan dampak nyata bagi masyarakat.

"Kita tidak mengarang atau berasumsi, namun ini kondisi riil yang ada di lapangan. Sebagai lembaga mitra, maka segala aspirasi dari masyarakat yang diserap oleh Lembaga DPRD selama Reses perlu ditindaklanjuti. Jika terus dibiarkan dan hanya menjadi tumpukan data di laci Pemda, maka hal itu justru ironis dengan fungsi-fungsi legislatif Lembaga DPRD. Diharapkan agar spirit pembangunan tanpa tebang pilih, menjadi gerakan bersama untuk menata wajah Kabupaten Ende," tandas Bento.

--- Guche Montero

Komentar