Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

POLITIK Survei Pilpres 2019: Prabowo Semakin Ditinggal Jokowi 02 Jan 2018 18:19

Article image
Presiden RI Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Ist)
Elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) unggul jauh atas Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada 2019. Elektabilitas Jokowi stagnan dan cenderung memperlihatkan trend naik. Di pihak lainnya, elektabilitas Prabowo semakin menurun.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) unggul jauh atas Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada 2019. Elektabilitas Jokowi stagnan dan cenderung memperlihatkan trend naik. Di pihak lainnya, elektabilitas Prabowo semakin menurun.

Demikian salah satu kesimpulan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menggelar survei nasional 'Tahun Politik 2018: Kekuatan Partai Politik dan Calon Presiden'.

Survei dilakukan pada 7-13 Desember 2017. Jumlah responden 1.220 orang dengan metode multistage random samplingResponse rate dalam survei ialah 87 persen atau 1.059 responden yang jawabannya valid atau dapat dianalisis, dengan margin of error kurang-lebih 3,1 persen. 

"Tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor," kata Direktur eksekutif SMRC Djayadi Hanan di Jalan Cisadane, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018).

Dalam simulasi spontan atau top of mind, Jokowi mendapat dukungan 38,9 persen, diikuti Prabowo 10,5 persen. Selanjutnya ada nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 1,4 persen, Gatot Nurmantyo 0,8 persen, dan Anies Baswedan 0,5 persen.

"Dibanding September 2017, Jokowi stagnan pada 38,9 persen, sementara Prabowo turun dari 12,0 persen ke 10,5 persen," ujar Djayadi.

Sementara itu, saat pilihan dipersempit pada dua nama, Jokowi masih unggul 64 persen dibanding Prabowo, yang dipilih 27,1 persen oleh responden. Jokowi tetap unggul saat berlaga dengan Anies, yaitu 72,6 persen, sedangkan Anies mendapat 15 persen.

Dalam survei ini, juga diperlihatkan ada 66,9 persen responden yang setuju jika Jokowi dan Prabowo bersatu pada Pilpres 2019. Sedangkan ada 28,4 persen yang tidak setuju.

Salah satu hal yang menyebabkan elektabilitas Jokowi tinggi adalah tingkat kepuasan terhadap kinerjanya. Sebanyak 9 persen sangat puas, 65 persen responden merasa puas, 22 persen kurang puas, dan 2 persen tidak puas sama sekali terhadap kinerja Jokowi.

Untuk cawapres bagi Jokowi, nama Jusuf Kalla (JK) masih menduduki tingkat teratas dengan 14,1 persen pilihan responden. Berikutnya disusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 12,7 persen dan Gatot Nurmantyo 12,2 persen. 

--- Redem Kono

Komentar