Breaking News

NASIONAL Survei SMRC: Mayoritas Rakyat Indonesia Anggap Pemilu 2019 Jujur dan Adil 17 Jun 2019 10:02

Article image
Seorang calon pemilih menunjukkan surat suara yang telah dicoblos pada Pemilu 2019. (Foto: Ist)
Sekitar 66 persen masyarakat menyatakan puas dengan kualitas demokrasi di Indonesia, sementara 77 persen warga menyatakan pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan demokratis.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Mayoritas rakyat Indonesia percaya bahwa Pemilihan Presiden dan anggota DPR pada 17 April 2019 berlangsung secara jujur, adil, bebas, langsung, dan rahasia.

Demikian temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang bertema: "Kondisi Demokrasi dan Ekonomi Politik Nasional pasca Peristiwa 21-22 Mei: Sebuah Evaluasi Publik", di Jakarta, Minggu, (17/6/2019).

"Yang menganggap pemilu berlangsung jurdil mencapai 68-69 persen, sementara yang menganggap kurang/tidak jurdil hanya 27-28 persen," kata Direktur Program SMRC, Sirojudin Abbas.

Menurut Abbas, kepercayaan publik tentang kualitas pemilu ini tidak banyak berbeda dengan Pemilu 2009 dan 2014.

"Pada 2009, yang menilai pemilu berlangsung jurdil mencapai 67 persen dan pada 2014 mencapai 70,7 persen," katanya.

Survei ini juga menunjukkan mayoritas rakyat menilai positif kondisi bangsa dan demokrasi Indonesia.

Sekitar 66 persen masyarakat menyatakan puas dengan kualitas demokrasi di Indonesia, sementara 77 persen warga menyatakan pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan demokratis.

Di sisi lain, survei ini juga menunjukkan adanya penurunan kepuasan dan kepercayaan masyarakat atas kualitas demokrasi di Indonesia seusai terjadinya peristiwa 21-22 Mei 2019 yang mencederai demokrasi.

Dengan mewawancarai 1.220 responden yang ditarik secara random di seluruh Indonesia pada 20 Mei-1 Juni 2019 dengan margin of error 3,05 persen, survei SMRC menunjukkan kepuasan atas pelaksanaan demokrasi secara umun turun dari 74 persen (April 2019) menjadi 66 persen (Juni 2019).

--- Redem Kono

Komentar