Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

POLITIK Survei SRMC: PDIP dan Golkar Ungguli Parpol Lainnya 03 Jan 2018 05:45

Article image
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Ist)
Pada pertanyaan top of mind, sebanyak 21,4 persen responden memilih PDIP. Berikutnya disusul Golkar 9,4 persen, Gerindra 6,9 persen, Demokrat 5,4 persen, dan PKB 4,0 persen.

JAKARTA, IndonesiaSatu.coHasil Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang digelar baru-baru ini menunjukkan PDIP masih unggul dibanding partai politik lainnya.

Survei dilakukan pada 7-13 Desember 2017 dengan jumlah responden 1.220 orang, dengan metode multistage random sampling. Populasinya ialah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun atau punya hak pilih. 

"Response rate dalam survei ini 87 persen. Artinya, ada 1.059 responden yang jawabannya valid atau dapat dianalisis dengan margin of error kurang-lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen," kata Direktur eksekutif SMRC Djayadi Hanan di Jalan Cisadane, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018).

Pada pertanyaan top of mind, sebanyak 21,4 persen responden memilih PDIP. Berikutnya disusul Golkar 9,4 persen, Gerindra 6,9 persen, Demokrat 5,4 persen, dan PKB 4,0 persen. 

Sementara itu, PKS mendapat 2,7 persen dukungan responden, PPP 2,0 persen, dan NasDem 1,6 persen. Selanjutnya Perindo 1,4 persen, PAN 1,4 persen, Hanura 0,4 persen, PKPI 0,1 persen, PBB 0,1 persen, dan partai lain 0,1 persen.

Selain itu, Djayadi menjelaskan hasil eksperimen efek Jokowi terhadap elektabilitas PDIP. Saat responden ditanya apakah akan memilih PDIP jika pemilu dilakukan saat ini, sebanyak 37,7 persen menyatakan ya dan 38,0 persen tidak.

Saat pertanyaan itu dikaitkan dengan nama Jokowi sebagai presiden saat ini, jawaban ya naik menjadi 49,9 persen dan jawaban tidak turun menjadi 26,2 persen. 

--- Redem Kono

Komentar