Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

PERDAGANGAN Survei UGM: Penertiban Bea Cukai Terbukti Menekan Peredaran Rokok Ilegal 06 Aug 2018 19:25

Article image
Menkeu Sri Mulyani Indrawati memberikan ulasan dalam konferensi pers penggagalan penyelundupan 3 kontainer Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) serta pemusnahan 16,8 juta batang rokok dan 960 botol MMEA ilegal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kami
Kantor-kantor Pelayanan Bea Cukai Jatim I hingga bulan Juli 2018 telah menindak rokok ilegal sebanyak 30 juta batang.

SURABAYA, IndonesiaSatu.co -- Berdasarkan survei Universitas Gadjah Mada (UGM), upaya penertiban yang dilakukan oleh Bea Cukai terbukti berhasil menekan peredaran rokok ilegal.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers penggagalan penyelundupan 3 kontainer Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) serta pemusnahan 16,8 juta batang rokok dan 960 botol MMEA ilegal.

Kantor-kantor Pelayanan Bea Cukai Jatim I hingga bulan Juli 2018 telah menindak rokok ilegal sebanyak 30 juta batang.

"Jumlah peredaran rokok ilegal 12,14% tahun 2016, turun ke 7,04% tahun 2017. Untuk 2018 saya minta turun di bawah 4%," ucap Menkeu di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (02/08) pekan lalu.

Sejak 12 Juli 2017, Bea dan Cukai meluncurkan program Penertiban Impor Berisiko Tinggi (PIBT) bersinergi dengan POLRI, TNI, Kejaksaan, KPK, PPATK, Kementerian Perdagangan serta Pemda setempat. Kerjasama ini terbukti efektif dengan meningkatnya jumlah penindakan yang berhasil dilakukan oleh Bea dan Cukai.

"Dalam satu semester ini Bea dan Cukai telah menggagalkan penyelundupan narkoba hampir 4 ton. Dua kali lipat total tangkapan selama tahun 2017," terangnya.

Seusai konferensi pers, Menkeu pun meninjau hasil penindakan miras serta rokok ilegal. Ia juga berkesempatan untuk memusnahkan rokok-rokok ilegal itu sendiri.

--- Sandy Romualdus

Komentar