Breaking News

NASIONAL Tanggapi Ekspor 1,2 Juta APD ke Korsel, Komisi IX DPR RI Minta Polri Usut Tuntas Pelaku 09 Apr 2020 00:07

Article image
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena meminta agar Polri mengusut tuntas pihak-pihak yang bermain dalam ekspor 1,2 juta APD ke Korsel. (Foto: dpr.go.id)
“Harus diperiksa benar soal ini. Polri harus usut tuntas siapa saja (pelaku ekspor) yang 'bermain' soal ini,” desak Melki.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Komisi IX DPR RI meminta agar Kepolisian RI (Polri) mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam ekspor 1,2 juta Alat Pelindung Diri (APD) ke Korea Selatan (Korsel) di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19) yang merebak ke berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena mendesak agar aparat hukum harus memeriksa dan menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam persekongkolan ekspor 1,2 juta APD ini.

“Harus diperiksa benar soal ini. Polri harus usut tuntas siapa saja (pelaku ekspor) yang 'bermain' soal ini,” desak Melki seperti dilansir Sindo Media, Selasa (7/4/20).

Menurut Politisi Partai Golkar ini, tindakan tersebut sangat tidak menghargai perjuangan berbagai pihak di Tanah Air guna mendukung para petugas medis dannTim Gugus Tugas yang sangat membutuhkan APD tersebut.

"Tindakan tersebut sangat tidak nasionalis dan tidak mencerminkan perasaan kemanusiaan bagi para korban. Khususnya, terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan Indonesia yang sedang bertarung nyawa di garis terdepan. Kami meminta Kapolri mengusut tuntas dan menindak siapa saja yang terlibat sehingga ada efek jera ke depan,” tegas Ketua DPD Golkar NTT ini.

Sebelumnya diketahui, dalam dokumen ekspor yang direkap sampai 20 Maret seperti dilansir salah satu media nasional, menunjukkan bahwa ada ekspor 1,2 juta APD dari 6 perusahaan di Bogor, Jawa Barat ke Korea Selatan (Korsel) yang lolos dari Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok yang sebelumnya sempat ditahan Petugas Bea Cukai.

Para pelaku ekspor diduga memalsukan HS Code sehingga bisa lolos, karena barang yang tertera tidak sesuai dengan Pemberitahuan Ekspor Barang.

--- Guche Montero

Komentar