Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

PARIWISATA Tangkap Potensi Pariwisata, Kemenpar Luncurkan Bus Wonderful Asian Games 2018 27 Jul 2018 06:43

Article image
Menpar dalam peluncuran bus dengan branding logo Wonderful Indonesia dan Asian Games 2018 di Lapangan Monas. (Foto: Ist)
Penyelenggaraan event Asian Games 2018 akan memberikan dampak yang tinggi baik berupa economic value atau direct impact berupa spending dari penonton atau wisatawan mancanegara (wisman) yang datang.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Menteri Pariwisata (Menpar) meluncurkan bus dengan branding logo Wonderful Indonesia (WI) dan Asian Games 2018 di Lapangan Monas, Silang Merdeka Barat Daya Jakarta, Kamis (26/07/2018) pagi. Peluncuran ini memaksimalkan promosi pariwisata Indonesia pada event Asian Games 2018,

Menpar mengatakan penyelenggaraan event Asian Games 2018 akan memberikan dampak yang tinggi baik berupa economic value atau direct impact berupa spending dari penonton atau wisatawan mancanegara (wisman) yang datang, maupun media value yang nilainya lebih tinggi.

Media value dari event sport tourism besarnya dua kali lipat dari direct impact. Untuk Asian Games 2018 yang diproyeksikan memberikan direct impact sebesar 170.000 wisman dengan potensi devisa Rp3 triliun, media value-nya diproyeksikan lebih besar dari direct impact-nya” kata Menpar.

Perhitungan nilai media atau media value dari event olahraga Asian Games 2018 tersebut dengan membandingkan (benchmark) dari penyelenggaraan MotoGP yang direct impact-nya sebesar US$ 100 juta sedangkan media value-nya mencapai US$ 200 juta atau dua kali lipat.

“Tingginya media value MotoGP ini karena pemberitaannya yang luas disiarkan ke 60 negara melalui 200 perusahaan broadcasting atau saluran televisi dunia,” kata Arief Yahya. Perhitungan media value ini diperkirakan juga akan terjadi pada event Asian Games 2018 yang merupakan salah satu event olahraga terbesar di dunia.

Indirect impact untuk Asian Games 2018 yaitu melalui media value dengan estimasi jumlah penonton TV (non-streaming) sebanyak 300 juta audiens, dengan standar biaya media $25 per thousand viewers menghasilkan impactsekitar Rp105 Triliun.

Asian Games yang juga merupakan event sport tourism menjadi ajang spektakuler untuk melakukan branding, sehingga pada momen tersebut Menpar Arief menggunakan momentum langka ini untuk branding Wonderful Indonesia salah satunya dengan melakukan wrapping bus yang melayani jalur utama di Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta yang rencananya berjumlah 100 bus, terdiri dari 64 bus Trans Jakarta, 20 Damri Airport Bus, dan 16 shuttle bus Blue Bird.

Branding Wonderful Indonesia dengan bus wrapping ini telah kita lakukan pada momentum World Cup 2018 Rusia dan Piala Eropa 2016 di Perancis. Selain itu sudah banyak kita lakukan di negara lain, misalnya pada bursa pariwisata dunia di ITB Berlin (Jerman), WTM London, dan kini pada momentum Asian Games 2018,” jelas Menpar.

Event Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 akan diikuti 45 negara diproyesikan menghadirkan 170.000 wisman yang terdiri dari 10.000 atlet, 5.000 official, 5.000 awak media internasional dan 150.000 penonton dengan penerimaaan devisa diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

Acara peluncuran bus tersebut sebagai salah satu upaya nyata co-branding yang dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan menggandeng 3 penyedia transportasi bus yaitu Trans Jakarta, PT. DAMRI, dan Blue Bird Group untuk mempromosikan destinasi wisata Indonesia pada bus wrapping dengan mengambil momentum Asian Games 2018.

Saat ini Kemenpar telah melakukan co-branding Wonderful Indonesia dengan 119 brands yang meliputi corporate dan artis entrepreneur. Turut hadir dalam kesempatan acara kali ini Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno, Ketua II Co-BrandingKemenpar Priyantono Rudito, Dirut TransJakarta Budi Kaliwono, Dirut DAMRI SN Milatia Moemin, dan Direktur Blue Bird Group Andrianto Djokosoentono.

--- Redem Kono

Komentar