Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

POLITIK Tanpa Golkar, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Resmi Diusung Empat Partai 07 Jan 2018 10:40

Article image
Deklarasi dukungan PPP untuk Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jabar di Kantor DPP PPP, Jalan Tebet, Selasa, 24 Oktober 02017. (Foto: Pikiran Rakyat)
Empat partai koalisi pengusung Ridwan Kami yakni Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura. Kesepakatan untuk mengusung pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum terjadi setelah seluruh pimpinan pusat partai koalisi membahas hal itu di Jakarta.

BANDUNG, IndonesiaSatu.co – Setelah terjadi tarik ulur dengan partai pendukung yang berujung pada pengunduran diri Partai Golkar dari koalisi, Ridwan Kamil akhirnya resmi diusung empat partai dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018. Ridwan akan berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum.

Empat partai koalisi pengusung Ridwan Kami yakni  Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura. Kesepakatan untuk mengusung pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum terjadi setelah seluruh pimpinan pusat partai koalisi membahas hal itu di Jakarta, Sabtu (6/1/2018) malam tadi.

Ketua Departemen Pemenangan Jawa Barat DPP PPP Dayat Hidayat, ketika dihubungi melalui telepon, menjelaskan, seluruh partai pengusung sepakat mengusung Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

"Alhamdulillah, akhirnya telah tercapai yang memang selama ini ditunggu-tunggu," kata Dayat sebagaimana ditulis Antara.

Menurut dia, kesepakatan ini diperoleh berdasarkan hasil pertemuan partai koalisi dan dalam pertemuan itu PPP dan Hanura diwakili langsung oleh ketua umum masing-masing yakni Romahurmuziy dan Oesman Sapta Odang.

Ia mengatakan untuk PKB diwakili Ketua Desk Pilkada DPP PKB Daniel Johan, dan Partai NasDem diwakili Ketua Bappilu yang juga Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dan seluruh partai akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk Emil-Uu.

Ia mengatakam rencananya surat rekomendasi akan diterbitkan 7 Januari hari ini.

"Jadi nanti pasangan calon yang langsung akan roadshow untuk mengambil surat rekomendasi dari NasDem, PKB, dan Hanura. Kalau dari PPP kan sudah," katanya.

Dayat memastikan Emil-Uu segera didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat karena telah memenuhi syarat minimal 20 kursi.

 

Bercerai Dengan Golkar

Perceraian antara Ridwan Kamil dan Golkar terjadi karena tidak adanya kata sepakta soal wakil yang ditawarkan Golkar. Golkar bersikukuh agar Ridwan mau memilih kader mereka, Daniel Muttaqien, sebagai calon wakil gubernur pendamping.

Golkar menganggap Emil, demikian sapaan akrab Ridwan Kamil tidak konsisten dengan kesepakatan awal memilih Daniel.

Karena belakangan, Emil memilih jalur konvensi untuk memutuskan siapa calon wakil gubernur.

Surat keputusan dukungan terhadap Ridwan Kamil kemudian dicabut DPP Golkar. Kini, Golkar kembali membahas siapa cagub yang akan diusung.

Golkar akhirnya berpaling ke kadernya yang lain yang adaah Bupati Purwakarta yang juga Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi. Setelah melalui berbagai dinamika, Dedi akhirnya mau dijadikan calon wakil untuk berpasangan dengan Dedy Mizwar.

--- Simon Leya

Komentar